Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 25 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengapresiasi program Green Friday yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. Dalam program itu, Dishub DIY dengan melarang ASN ke kantor menggunakan kendaraan bermotor.
Program ini ke depan bisa diterapkan di organisasi perangkat daerah (OPD) lain di lingkungan Pemda DIY.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan program yang digelar Dishub DIY ini sangat positif dan bisa diterapkan di OPD lain jika hasil evaluasinya berjalan baik. “Kalau hasil evaluasi program ini berjalan baik saya rasa bisa dikembangkan ke OPD lain,” katanya Jumat (2/9/2022).
Dia mengatakan Green Friday memiliki banyak manfaat positif. Dengan diterapkan program itu ASN Dishub tidak membawa kendaraan bermotor ke kantor, sehingga mereka membawa sepeda dan naik angkutan umum.
BACA JUGA: JPW Minta Polisi Bertindak Tegas Tangani Penganiayaan yang Tewaskan Warga Negara Asing di Wirobrajan
Tentu saja, dari sisi kesehatan ini akan menambah kebugaran, meski pun naik angkutan mereka masih harus jalan kaki. Akan tetapi konsekuensinya harus persiapan berangkat lebih pagi. “Program ini bagus, setiap Jumat naik sepeda atau kendaraan umum. Tentu meningkatkan kebugaran karyawan karena banyak sepeda, yang pakai bus juga akhirnya jalan kaki, bukan berhenti di diturunkan di depan lobi. Ini bagian dari penyegaran,” ujarnya.
Selain itu, dengan naik angkutan sehingga dapat mengurnangi kepadatan lalu lintas terutama di wilayah Jogja yang saat ini kian padat. ASN juga dapat menjadi teladan bagi masyarakat karena menggunakan angkutan umum seperti Trans Jogja yang saat ini masih sepi penumpang.
“Mengurangi kepadatan lalu lintas ini sangat terkait dengan ketugasan para pegawai Dishub bagaimana mengatur transportasi dengan baik. Tentu kita lihat seperti Trans Jogja itu penumpangnya tidak penuh, kalau orang beralih jadi contoh beralih ke angkutan umum perlu diteladani,” ucapnya.
Kepala Dishub DIY, Made Dwipanti Indrayanti menyatakan program Green Friday telah dilakukan sejak awal Agustus 2022 khusus untuk karyawan Dishub DIY. Kebijakan ini diberlakukan kepada karyawan yang menggunakan kendaraan saat pulang dan pergi, jika ada dinas luar kantor yang harus menggunakan kendaraan bermotor tetap diperbolehkan. “Kami berusaha ingin memberikan contoh ke masyarakat, terkait dengan penggunaan angkutan umum atau kendaraan tidak bermotor seperti sepeda ke masyarakat,” ujarnya.
Dia berharap kebijakan itu bisa diterapkan di OPD lain sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di wilayah Jogja sehingga beralih ke angkutan umum. Made menyadari banyak masukan terkait halte yang masih minim, hal itu akan menjadi perhatian sehingga ke depan dapat ditambah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon tiket transportasi, pajak ringan untuk penulis, hingga program magang nasional.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.