Advertisement
Pengamen di Perempatan Concat Bikin Heboh, Bawa Laptop dan Perlengkapan DJ

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Jogja dikenal memiliki pengamen jalanan yang kreatif. Dari tahun ke tahun, selalu ada kejutan dari mereka yang setia menghibur di pinggiran jalan.
Pengamen jalanan banyak ditemukan di setiap sudut traffic light atau lampu bangjo di Jogja, baik di simpang perempatan jalan provinsi maupun nasional. Ada yang hanya menyanyi tanpa alat musik, ada yang membawa teman satu tim untuk memainkan angklung, ada pula yang memakai alat musik sederhana seperti marakas dari botol berisi beras.
Belum lama ini, aksi seorang pengamen jalanan yang ada di simpang empat Ring Road Condong Catur, (Concat) Depok, Sleman, sukses menyita perhatian publik. Jika biasanya pengamen hanya mengandalkan alat musik untuk mengiringi suara merdunya, kali ini pengamen ini membawa peralatan elektronik yang harganya mahal.
Hal tersebut tampak dari video dari mei_peseek yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover belum lama ini.
Baca juga: Prakiraan Cuaca DIY: Banyak Hujan & Hanya Satu Daerah yang Berawan
Dalam video terlihat seorang pengamen meletakkan laptop, speaker aktif beserta alat milik Disk Jockey (DJ) di atas sebuah meja yang ia bawa. Peralatan itu ditaruhnya di trotoar jalan, persis di samping pengendara motor dan mobil yang berhenti saat lampu merah.
Barang-barang itu ditinggalkan begitu saja sementara si pengamen berkeliling menghampiri kendaraan-kendaraan yang berhenti sambil membawa kardus. Selama pengamen berkeliling, suara musik remix terompet diputar dan terdengar dari speaker.
"Aksi musisi jalanan menggunakan laptop saat mengamen di Lampu Merah Terminal Condongcatur, DIY," tulis @merapi_uncover dalam captionnya dikutip Harianjogja.com, Minggu (11/9/2022).
Warganet yang melihat tayangan itu langsung memberikan tanggapan di kolom komentar. Banyak yang menganggap aksi pengamen jalanan itu mewah dan lain dari yang lain karena membawa alat elektronik yang tidak dimiliki setiap orang.
"Ngamen bukan sembarang pengamen..," tulis @sienny_wu.
"Dugem e pindah prapatan concat," timpal @mela.tasyaa.
"Party on Concat," komentar salah satu warganet.
Namun ada pula yang menilai cara pengamen ini efisien karena tidak perlu mengajak banyak orang untuk mengiringinya saat menyanyi.
"inilah yg disebut dengan efektif dan efisien," tulisa akun @dickycs__.
" inspirasi rasah cekelan icik" tulis akun lain.
BACA JUGA: Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Instagram
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Catat! Ciri-ciri Kampus Izin Operasionalnya Bakal Dicabut Kemendikbud
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bupati Ingatkan Kalurahan Tidak Menghambat Investor Masuk ke Bantul
- Bagian dari JJLS, Jembatan Pandansimo Dibangun Tahan Gempa, Begini Penjelasannya
- PAW Mendiang Suyanto Anggota DPRD Gunungkidul Tunggu Usulan Partai Politik
- Pemahaman Praktik Pemilu untuk Penyandang Disabilitas Perlu Ditingkatkan
- Kelurahan Bumijo, Tingkatkan Pendapatan Masyarakat lewat Enzim Buah
Advertisement
Advertisement