Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Polisi dan sukarelawan gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Progo Minggu (11/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO — Berniat mencari ikan di Sungai Progo, seorang pemuda bernama Ariska Nur Buntoro, 22, justru terseret arus sungai tersebut. Tim sukarelawan hingga kini masih mencari keberadaan korban yang hanyut saat hendak menyeberangi sungai.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menerangkan peristiwa itu terjadi di Sungai Progo, tepatnya di Padukuhan Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Mulanya korban hendak mencari ikan di Sungai Progo bersama tiga temannya yaitu MDN, 21; AR, 22; dan SB, 16. Keempat warga Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo itu pun turun di kawasan bendungan Kamijoro untuk mencari ikan dengan cara menggogoh menggunakan tangan di pinggir Sungai Progo tepatnya di bagian sebelah timur.
"Sesampainya di TKP, keempatnya hendak menyeberang ke arah barat. Namun, ketika sampai di tengah sungai, keempatnya hanyut karena derasnya arus. Ketiga teman korban berhasil sampai pinggir sungai sedangkan korban hanyut dan tenggelam," terangnya.
BACA JUGA: Pernguatan Moderasi Agama di Kulonprogo Hadapi Sejumlah Tantangan
Ketiga teman korban yang selamat lantas pulang dan menyampaikan kejadian ini kepada warga dan Polsek Lendah. Laporan diterima Polsek Lendah sekitar pukul 08.30 WIB atau setengah jam pascakejadian.
Setelah mendapat laporan anggota piket dari Polsek Lendah yang dipimpin oleh Kapolsek Lendah AKP Agus Dwi Sumarsongko menuju TKP dan berkoordinasi dengan BPBD Kulonprogo, SAR Brimob Sentolo dan sejumlah pihak lainnya.
Hingga Minggu sekitar pukul 17.10 WIB, pencarian korban masih belum membuahkan hasil. "Setelah di lakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD, SAR dan sukarelawan sampai saat ini korban belum diketemukan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Program JSB 2026 menargetkan 100.000 pekerja rentan di minimal 10 provinsi melalui bantuan JKK dan JKM selama enam bulan.
SDHI resmi mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri setelah memperoleh Sertifikat Standar BUBU dari Kementerian Perhubungan.
Disdikpora Bantul mengandalkan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.