23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kemenag Kulonprogo menilai moderasi beragama menjadi Fondasi kerukunan umat, mengingat adanya tiga tantangan besar bagi umat beragama saat ini. Diperlukan adanya arah kebijakan penguatan moderasi beragama untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.
Kepala Kankemenag Kulonprogo, Wahib Jamil menuturkan ada tiga tantangan besar bagi umat beragama yang memerlukan arah kebijakan untuk penguatan moderasi beragama tersebut.
"Tantangan besar yang dihadapi oleh umat beragama di Indonesia termasuk di Kulonprogo. Ketiga tantangan tersebut yakni pertama berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), serta mengesampingkan martabat kemanusiaan," terangnya pada Rabu (7/9/2022) dalam acara Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan yang berlangsung di Kopi Jolotundo, Sogan, Wates.
Tantangan kedua yakni berkembangnya klaim kebenaran subjektif dan pemaksaan kehendak atas fungsi agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik. Sementara, tantangan ketiga berkutat pada berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI.
Guna mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Jamil menuturkan adanya arah kebijakan yang diterapkan arah kebijakan tersebut di antaranya penguatan cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengambil jalan tengah. Kemudian penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama, penyelarasan relasi agama dan budaya, peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama. Selanjutnya pengembangan ekonomi dan sumber daya keagamaan
"Untuk itulah moderasi beragama menjadi sangat penting, dengan indikator adanya komitmen kebangsaan aman NKRI, sikap toleransi, anti-kekerasan baik verbal maupun nonverbal, dan menghormati budaya dan tradisi. Sehingga tidak dibenarkan membenturkan budaya dan tradisi, agama dan budaya, serta agama dan negara," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.