Advertisement

Harian Jogja Lepas Keberangkatan Tim Jelajah Kuliner Warisan Leluhur

Sirojul Khafid
Kamis, 15 September 2022 - 11:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Harian Jogja Lepas Keberangkatan Tim Jelajah Kuliner Warisan Leluhur Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi(kiri) dan Direktur Bisnis Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono (kanan) saat melepas keberangkatan Tim Jelajah Kuliner: Merawat Masakan Warisan Leluhur di halaman Kantor Harian Jogja, Jetis, Kota Jogja, Kamis (15/9/2022). - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Tim Harian Jogja memulai keberangkatannya dalam Jelajah Kuliner: Merawat Masakan Warisan Leluhur. Jelajah kuliner ini merupakan kerja sama antara Harian Jogja, Badan Otorita Borobudur (BOB), serta Alfamart.

Direktur Bisnis Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, mengatakan bahwa kuliner merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan pariwisata.

"Banyak orang jauh-jauh datang dari luar daerah ke suatu daerah lain untuk menikmati kuliner tertentu, yang dia anggap menarik," kata Anton dalam pelepasan tim jelajah kuliner di Kantor Harian Jogja, Jetis, Jogja, Kamis (15/9/2022).

Dalam rentang waktu September sampai Oktober 2022, tim jelajah kuliner akan mengunjungi berbagai kuliner legenda di Kulonprogo, Gunungkidul, Purworejo, Kebumen, Magelang, dan Wonosobo.

Baca juga: Sukses dengan Jelajah Pansela, Harian Jogja Bersiap Gelar Jelajah Kuliner DIY dan Kedu

Sebagai contoh, saat di Magelang, tim jelajah akan menyambangi warung kupat tahu, sop senerek, mangut beong, sego godog, nasi lesah, jemunak, dan bubur blendrang. Sementara di Purworejo, ada dawet ireng dan Sego Penek.

Banyak jenis kuliner yang sudah melegenda ini memiliki potensi mendongkrak pariwisata. Pada ujungnya nanti, ekonomi masyarakat juga diharapkan bertumbuh dan berdampak pada kesejahteraan.

"Banyak kuliner menarik dan khas di masyarakat yang mungkin belum diketahui khalayak umum. Dengan jelajah ini, harapannya bisa mulai mengenali kuliner leluhur," kata Anton yang juga Pemimpin Redaksi Harian Jogja.

"Dalam serat Centhini, banyak diceritakan menu-menu makanan yang menjadi favorit raja. Beberapa di antaranya masih ada sampai saat ini."

Dengan semakin populernya makanan leluhur, maka masyarakat, termasuk di dalamnya generasi muda punya banyak referensi makanan. Referensi ini terutama yang autentik Indonesia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi, Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement