Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi(kiri) dan Direktur Bisnis Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono (kanan) saat melepas keberangkatan Tim Jelajah Kuliner: Merawat Masakan Warisan Leluhur di halaman Kantor Harian Jogja, Jetis, Kota Jogja, Kamis (15/9/2022)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Tim Harian Jogja memulai keberangkatannya dalam Jelajah Kuliner: Merawat Masakan Warisan Leluhur. Jelajah kuliner ini merupakan kerja sama antara Harian Jogja, Badan Otorita Borobudur (BOB), serta Alfamart.
Direktur Bisnis Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, mengatakan bahwa kuliner merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan pariwisata.
"Banyak orang jauh-jauh datang dari luar daerah ke suatu daerah lain untuk menikmati kuliner tertentu, yang dia anggap menarik," kata Anton dalam pelepasan tim jelajah kuliner di Kantor Harian Jogja, Jetis, Jogja, Kamis (15/9/2022).
Dalam rentang waktu September sampai Oktober 2022, tim jelajah kuliner akan mengunjungi berbagai kuliner legenda di Kulonprogo, Gunungkidul, Purworejo, Kebumen, Magelang, dan Wonosobo.
Baca juga: Sukses dengan Jelajah Pansela, Harian Jogja Bersiap Gelar Jelajah Kuliner DIY dan Kedu
Sebagai contoh, saat di Magelang, tim jelajah akan menyambangi warung kupat tahu, sop senerek, mangut beong, sego godog, nasi lesah, jemunak, dan bubur blendrang. Sementara di Purworejo, ada dawet ireng dan Sego Penek.
Banyak jenis kuliner yang sudah melegenda ini memiliki potensi mendongkrak pariwisata. Pada ujungnya nanti, ekonomi masyarakat juga diharapkan bertumbuh dan berdampak pada kesejahteraan.
"Banyak kuliner menarik dan khas di masyarakat yang mungkin belum diketahui khalayak umum. Dengan jelajah ini, harapannya bisa mulai mengenali kuliner leluhur," kata Anton yang juga Pemimpin Redaksi Harian Jogja.
"Dalam serat Centhini, banyak diceritakan menu-menu makanan yang menjadi favorit raja. Beberapa di antaranya masih ada sampai saat ini."
Dengan semakin populernya makanan leluhur, maka masyarakat, termasuk di dalamnya generasi muda punya banyak referensi makanan. Referensi ini terutama yang autentik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.