Novotel Suites Malioboro Hadirkan Venue Gathering dengan Panorama Kota Jogja
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Kabiogama) mengadakan temu alumni secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Sabtu (17/9/2022)./Harian Jogja
SLEMAN—Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Kabiogama) mengadakan temu alumni secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Sabtu (17/9/2022). Temu alumni bertema Kabiogama Nyawiji Migunani, Unggul dalam Pekerti dan Prestasi itu dihadiri alumni angkatan 1960-an sampai dengan 2000-an.
“Tujuan utama temu alumni untuk mempererat silaturahmi dan gotong royong. Tidak ada satu pun institusi perguruan tinggi di dunia yang dapat maju tanpa kontribusi dan sinergi dari alumni. Alumni punya posisi strategis, mitra strategis, apalagi di era sekarang pembelajaran menjadi sangat terbuka dan luas,” kata Dekan Fakultas Biologi UGM Prof. Budi Setiadi Daryono.
Budi menambahkan selama pandemi Covid-19, Fakultas Biologi UGM telah mengeluarkan empat platform pengetahuan yang melibatkan alumni Fakultas Biologi UGM yaitu: BioTalk, Biolecture, Ngobras (Ngobrol Santai), dan Ngobral (Ngobrol Bareng Alumni).
Selain itu, ada pula program alumni berbagai yang memberikan bantuan kuota dan akomodasi untuk mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Selain itu, ada juga program Bela Beli Bolo yang hasil penjualannya untuk tenaga sukarelawan dan nakes DIY.
“Kami [alumni] ingin memberikan yang lebih konkret yaitu migunani, kalau nyawiji kumpul itu banyak, kalau migunani ini berbeda,” kata kata Ario S. Setiadi Ketua PP Kabiogama.
Ario menambahkan Kabiogama terus berupaya memberdayakan anggotanya yang tersebar dalam berbagai daerah. Kabiogama melibatkan alumni yang memiliki UMKM melalui Biomart.
“Banyak alumni kami punya usaha UMKM. Kami gandeng mereka sebagai mitra. Kami beli barang dari mereka, kami bantu jualkan, sehingga kita membentuk ekosistem, antara sistem demand and supply,” kata Ario.
“Kami coba memberdayakan perwakilan di masing-masing daerah, nanti memberdayakan alumni cabang, untuk program profesi. Harapannya akan memberikan makna dan value sehingga profesi biologi akan diakui.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.