Razia Gabungan di Lapas Narkotika Jogja, 50 Warga Binaan Langsung Jalani Tes Urine
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Triyono./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO — Kabupaten Kulonprogo kini resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) setelah Triyono dilantik sebagai pengisi jabatan tersebut, Selasa (20/9/2022).
Sebagai Sekda Kulonprogo, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo itu menempatkan dua hal sebagai fokus kerjanya. Keduanya masing-masing adalah pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial dampak kenaikan harga BBM.
Rencana terdekat, kata dia, yakni menggelar koordinasi di lingkup internal Pemkab Kulonprogo untuk menyusun strategi membangun Kulonprogo. Banyak tugas-tugas yang menurut Triyono harus dia kerjakan apalagi di tengah kenaikan BBM. "Pasti perekonomian akan sedikit terganggu," kata dia, Selasa.
BACA JUGA: Kredit Fiktif Pegadaian Brosot Rugikan Negara Rp4,9 Miliar
Di tengah situasi kenaikan harga BBM, Triyono menjelaskan sudah ada beberapa program Pemerintah Pusat dan APBD. Dari APBD, Triyono menjelaskan bahwa Pemkab Kulonprogo telah mengalokasikan anggaran untuk program padat karya, rehabilitasi irigasi dan subsidi transportasi.
"Harapan kami dengan kenaikan harga BBM kemudian tidak ada kebaikan tarif yang memberatkan masyarakat karena kita subsidi. Itu yang dalam wakru dekat harus segera dieksekusi," ucap dia.
Bagi Triyono, saat ini merupakan momen tepat untuk menyusun sebuah perencanaan anggaran yang akan dilaksanakan di APBD Perubahan maupun untuk APBD 2023.
Selain dampak kenaikan BBM, Triyono juga punya fokus upaya perihal pengentasan kemiskinan. Apalagi kemiskinan di Kulonprogo menurutnya masih cukup tinggi bahkan tertinggi di DIY, sehingga harus ada upaya untuk menekan angka kemiskinan.
"Ini menurut saya tugas yang tidak ringan pasti berat amanah yang harus saya jalankan ini. Karena ini tugas untuk Pemkab Kulonprogo tentu saya akan merangkul semuanya, berkoordinasi dengan semua OPD dan teman-teman di jajaran Pemkab Kulonprogo, untuk ayo bareng-bareng mbangun Kulonprogo lebih maju lebih baik lagi," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.