Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja,com, JOGJA—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DIY memperkenalkan tiga orang anggota baru mereka, yakni Agung Nugroho, Bayu Mardinta Kurniawan, dan Mohammad Najib. Pelantikan ketiganya dilakukan di Ruang Media Center Bawaslu DIY, Senin (26/9/2022).
Ketiga anggota baru itu, masing-masing yakni Agung Nugroho menjabat sebagai Koordinator Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Pendidikan dan Pelatihan; Bayu Mardinta Kurniawan sebagai Koordinator Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi; dan Mohammad Najib Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.
BACA JUGA: Rangkaian HUT Ke-266 Kota Jogja Digelar 9 Hari Penuh, 14 Acara Siap Menyemarakkan
Ketiganya lantas mendapatkan mandat untuk mengoordinasi wilayah di DIY. Agung Nugroho sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) di Bantul dan Wakil Korwil Gunung Kidul; Bayu Mardinta Kurniawan sebagai Korwil di Sleman dan Wakil Korwil di Kulonprogo; dan Mohammad Najib sebagai Korwil Gunungkidul sekaligus Wakil Korwil di Bantul dan Kota Jogja.
"Kami menyusun korwil untuk memudahkan pengawasan di DIY, harapannya distribusi informasi, distribusi kerja tidak menumpuk pada salah satu divisi, tetapi kemudian semua divisi paham apa yang menjadi ke tugasan, apa yang menjadi informasi, selain itu juga setiap wilayah pengawasan pimpinan juga paham itu," kata Ketua Bawaslu DIY, Sutrisnowati, Senin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.