PENDAPATAN DAERAH: Pemkab Diminta Memaksimalkan Jasa Katering di YIA
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab memaksimalkan potensi jasa katering untuk maskapai dan karyawan YIA guna meningkatkan pendapatan daerah.
Rektor ITDA, Kolonel Lek Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, dalam pembukaan pendidikan mahasiswa baru ITDA, Jumat (7/10/2022)./Harian Jogja
SLEMAN—Setelah melalui Pekan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru selama empat hari, mahasiswa baru Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) memulai masa pendidikan yang dibuka pada Jumat (7/10/2022).
Rektor ITDA, Kolonel Lek Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, menjelaskan para mahasiswa baru ditekankan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai attitude karakter kedirgantaraan yang dimiliki ITDA, yakni jujur, tulus, tekun dan disiplin.
“Jujur dalam berpikir, berbicara dan bertindak. Kedua tekun dalam mengembangkan keilmuan dan keahliannya di bidang kedirgantaraan. Ketiga tulus dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara melalui ilmu yang telah ia peroleh. Keempat disiplin dalam segala aktivitas,” ujar Rektor ITDA.
Ia berpesan agar mahasiswa ketika lulus baik sebagai engineer, pengusaha, teknokrat maupun militer, untuk memberikan service excellent. Dengan penekanan empat hal itu, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi dalam waktu empat tahun.
“Akan sangat senang jika mereka bisa menyelesaikan dalam waktu 3,5 tahun. Itu akan lebih baik. peluang mereka untuk bekerja akan lebih luas dengan menerapkan keempat value itu. Karena yang dibutuhkan di insustri adalah itu,” ungkap rektor.
ITDA menurutnya memiliki keunggulan yakni keseimbangan antara intelektual dengan attitude. Berada di bawah naungan institusi militer TNI AU, nilai-nilai itu menjadi penting. “Dalam kunjungan saya di mitra industri, mereka menekankan dua hal, attitude dan kedisiplinan,” kata Rektor ITDA.
Alumni ITDA banyak bekerja di bidang kedirgantaraan, dunia militer dan industri pendukung. Ia melihat saat ini peluang untuk masuk ke industri kedirgantaraan sangat bagus. Pasca pandemi Covid-19, industri kedirgantaraan sudah kembali bergairah.
“Sekarang industri penerbangan sedang naik. Karena selama dua tahun sempat terpuruk karena Covid-19, sekarang malah meningkat. Sehingga kami baru saja menandatangani kerja sama dengan GMF [Garuda Maintenance Facility] untuk memberikan basic lesson perawatan pesawat terbang kepada alumni ITDA,” katanya.
Sedangkan untuk di dunia militer, alumni diarahkan ke Teknik Dirgantara, Teknik Elektro, Teknik Industri dan Informatika. Tahun ini, sudah dibuka peluang untuk Teknik Elektro, Teknik Industri, Informatika, Penerbangan dan Aeromatika.
Mulai tahun ini, ITDA juga menerima S1 ekstensi maupun D3 dari perwira TNI dan Bintara. “Karena lulusan sebelum 2011 mereka belum memiliki gelar kesarjanaan. Jadi mereka yang belum punya gelar bisa di-equivalent mata kuliah di sini sehingga bisa menyelesaikan dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab memaksimalkan potensi jasa katering untuk maskapai dan karyawan YIA guna meningkatkan pendapatan daerah.
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.