Advertisement

Indosiar Cs Bakal Diperiksa Buntut Tragedi Kanjuruhan

Lukman Nur Hakim
Kamis, 13 Oktober 2022 - 07:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Indosiar Cs Bakal Diperiksa Buntut Tragedi Kanjuruhan Suasana Unjuk Rasa suporter sepakbola Indonesia atas Tragedi Kanjuruhan yang berlangsung di kawasan Stadiun Gelora Bung Karno, Jakarta Minggu (2/10/2022). - Bisnis/Surya Dua Artha

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Polri mengatakan bahwa pihak PT Liga Indonesia Baru atau LIB, PSSI dan Indosiar akan diperiksa sebagai saksi dalam Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 pendukung Arema atau Aremania minggu depan.

"Minggu depan pemeriksaannya. Jadi akan cukup banyak saksi," kata Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, dikutip Kamis (13/10/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dedi mengatakan bahwa pemeriksaan akan dilakukan kepada Direktur Operasional LIB hingga pihak Indosiar selaku pemegang hak siar.

“minggu depan ada beberapa tambahan lagi yang akan diperiksa. Direktur Operasional LIB. Kemudian deputi Security and safety PSSI, kemudian dari pihak Indosiar, karena yang pegang hak siar Indosiar,” ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (12/10/2022)

Sekadar informasi, Polri menetapkan 6 tersangka dalam tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema bertemu dengan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Atasi Persoalan Rumah Murah, Pemkab Sleman Akan Fasilitasi Investor

“Berdasarkan gelar perkara dan bukti yang cukup menetapkan enam orang tersangka,” ujar Listyo dalam konferensi pers di Malang, Kamis (6/10/2022).

Listyo menjabarkan bahwa keenam tersangka ini adalah atas nama Akhmad Hadian Lukita selaku Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Advertisement

Selanjutnya adalah Abdul Haris selaku ketua panitia pelaksana pertandingan Arema. Empat orang lainnya adalah inisial Suko Sutrisno selaku security officer, lalu atas nama Wahyu SS Kabagops Polres Malang. 

Kemudian AKP Hasdarman selaku personel Brimob Polda Jatim, dan terakhir Bambang Sidik Achmadi selaku Kasat Samapta Polres Malang.

Kunjungan FIFA 

Sementara itu,  Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan menerima kehadiran perwakilan FIFA dan AFC sudah tiba di Indonesia. 

Advertisement

Iwan Bule, demikian sapaannya, menyebut kehadiran mereka berkat upaya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghubungi langsung Gianni Infantino selaku orang nomor satu di FIFA.

Untuk diketahui, perwakilan FIFA yang hadir adalah Development Project Coordinator FIFA Niko Nhouvannasak, kemudian Head of Safety Chen Jun, dan Serge Dumotier selaku Stadium Consultant.

Sementara itu perwakilan AFC diwakili oleh The AFC Deputy General Secretary Competitions and Football Shin Man Gil, Datuk Dell Deputy Chairperson Safety, Raui Kamar Communication Director, dan Brian Johnson Head of Safety Security.

Development Project Coordinator FIFA Niko Nhouvannasak menyampaikan bahwa hasil pertemuan mereka dengan AFC dan PSSI adalah untuk mengumpulkan data-data terkait Tragedi Kanjuruhan.

Advertisement

"Kami, AFC dan PSSI di sini ingin memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi pada masa mendatang. Apa yang kami lakukan sekarang adalah mengumpulkan semua informasi apa yang sebenarnya terjadi," kata Nhouvannasak.

Nhouvannasak juga membahas soal kelanjutan kompetisi dan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah.

"Kami dan PSSI juga mengadakan pertemuan serius untuk melangkah dengan rencana aksi dan time line yang nyata untuk memastikan bahwa liga akan kembali dalam waktu dekat, dan Piala Dunia U20 di Indonesia tahun depan aman. Kami juga melibatkan para ahli untuk membantu PSSI. Kami juga bekerja sangat dekat dengan pemerintah Indonesia," tuturnya.

Advertisement

Dia pun memastikan bahwa FIFA, AFC, dan PSSI akan bersatu padu dalam solidaritas dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan semua orang di Indonesia dapat menikmati sepak bola dengan cara terbaik.

Tidak lupa, Nhouvannasak pun juga meyampaikan belawungkawa atas Tragedi Kanjuruhan. Adapun, disebutnya per Selasa (11/10/2022) jumlah korban meninggal dunia akibat insiden di Stadion Kanjuruhan tersebut mencapai 132 jiwa.

"Mewakili FIFA, kami ingin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada korban, keluarga, teman-teman, dan seluruh komunitas sepak bola di Indonesia," pungkas Nhouvannasak.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

Jogjapolitan | 5 hours ago
Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BUMN Siap Jadi Pembeli Bahan Pangan Pokok untuk Antisipasi Krisis 2023

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement