GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemkab Sleman bakal memfasilitasi investor yang mau berinvestasi untuk perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses rumah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan Pemkab memetakan \\tanah-tanah yang bisa dimanfaatkan menjadi perumahan. Menurutnya ini sudah berjalan salah satunya di Godean.
"Kami hanya petakan kaitannya dengan tanah-tanah yang bisa digunakan untuk rumah murah MBR. Kalau petekan itu dulu pernah berwujud di Godean dan lainnya," ucapnya, Rabu (12/10/2022).
BACA JUGA: Pembunuhan ASN Semarang, 3 Anggota TNI Diperiksa
Harda mengusulkan agar pembangunan rumah MBR di tempat-tempat penyangga kota. "Seyogyanya ada, sehingga tidak jauh dari aktivitas ekonomi. Ini yang mengadakan bukan pemerintah, pemerintah men-support fasilitasi investor yang mau berinvestasi untuk itu," ucapnya.
Lalu mengenai bank tanah dia menyebut belum pernah ada wacana itu. Dia menekankan dari sisi tata ruang Pemkab sudah memfasilitasi investor. "Setahu saya selama saya menjabat kemudian di BKAD belum pernah [ada wacana bank tanah]," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.