Indomaret Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Ilustrasi./Istimewa
JOGJA - Batik merupakan salah satu warisan kebanggaan Indonesia. Kebanggaan ini semakin meningkat setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan budaya tak benda atau Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009.
Untuk merayakan Hari Batik yang jatuh setiap 2 Oktober 2022, sebagai perusahaan penyedia layanan one stop logistics, KiriminAja bekerja sama dengan Dekranasda Sleman turut serta memeriahkan berbagai acara bersama para UMKM DIY khususnya di Sleman.
Kegiatan yang bertemakan Bangga Berbatik tersebut rencananya digelar di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman dan Sleman City Hall Mall pada 20-23 Oktober 2022.
Rencananya, event ini diikuti oleh 40 tenant pelaku UMKM pilihan yang telah diseleksi. Selain itu acara Gebyar Batik 2022 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik seperti workshop membatik, gathering komunitas, bermacam lomba untuk remaja dan anak-anak, fashion show dari desainer lokal, dan talkshow.
Sebagai bentuk dukungan dalam memberdayakan UMKM khususnya di Kabupaten Sleman, pada event Gebyar Batik ini KiriminAja akan mengadakan talkshow bertema Strategi Marketing UMKM yang akan diisi oleh Co-Founder dan Chief People Officer KiriminAja, Arief Ardinugroho.
BACA JUGA: Waspada Banjir, BMKG DIY Proyeksikan Hujan Sedang-Lebat Sampai Awal November
Gebyar Batik yang semula hanya dipusatkan di Sleman, kini diperluas hingga ke seluruh DIY. Di Sleman ada sekitar 500 perajin batik yang mengenalkan Batik Parijoto, motif batik khas Sleman.
“Kami sangat mendukung pengembangan kerajinan batik dengan cara yang benar, dan juga akan menjadi langkah untuk internalisasi tentang batik dan memberikan edukasi ke masyarakat tentang batik lebih mendalam,” ungkap Ketua Dekrasnada Sleman, Sri Purnomo melalui rilis, Selasa (18/10/2022).

Pada kesempatan ini, KiriminAja juga akan terus mendorong para pelaku UMKM khususnya dalam acara ini untuk dapat meningkatkan pemasaran produk secara Go Digital. Hal ini agar bisa meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM dan mengembangkan bisnisnya melalui perluasan pasar.
CEO & Founder KiriminAja, Fariz GTJ mengatakan sebagai produk aplikasi, adapun sejauh ini inovasi yang ditawarkan platform KiriminAja fokus untuk mempermudah pengiriman paket, di mana pengirim dapat memilih beragam ekspedisi dalam satu aplikasi dan melayani kebutuhan COD (cash-on-delivery) maupun non-COD.
"Sehingga sangat relate dengan pebisnis yang ingin terus berkembang. Harapannya semua pebisnis dari UMKM maupun korporasi dapat berkembang bersama KiriminAja," ucap dia.
KiriminAja akan terus berkomitmen dalam membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang Go Digital.
Melalui Gebyar Batik 2022, KiriminAja ikut serta membangun inovasi berbasis tradisi dan budaya, menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat, mendorong pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta menggalakkan upaya promosi dan sosialisasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.