Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Kasus dugaan korupsi dana desa dengan tersangka mantan Lurah Getas, Playen, Pamuji mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) DIY, Kamis (3/11/2022). Adapun agenda sidang perdana itu baru sebatas pembacaan surat dakwaan.
BACA JUGA : Mantan Lurah Getas, Gunungkidul Ditahan Karena Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa
“Baru tahap awal karena baru menjalani sidang perdana kemarin [Kamis],” kata Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Gunungkidul, Shendy Pradana Putra kepada wartawan, Jumat (4/10/2022).
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika pembuktian kasus yang menjerat Pamuji ini butuh proses panjang. Sebab, setelah sidang perdana masih ada agenda pemeriksaan saksi, pembacaan tuntutan, pledoi hingga munculnya vonis dari hakim Pengadilan Tipikor.
“Semua tahapan sidang harus dilalui semua untuk kepastian hukum,” katanya.
Dia menjelaskan, kasus tersangka Pamuji merupakan hasil pengembangan dari tersangka Dwi Hartanto. Penyidik menemukan bukti-bukti bahwa yang bersangkutan terlibat dalam kasus korupsi yang merugikan Negara sebesar Rp627 juta.
“Untuk tersangka Dwi sudah divonis bersalah dan dihukum penjara selama enam tahun dan denda Rp300 juta subsider kurungan selama enam bulan. Selain itu, juga ada kewajiban membayar uang pengganti Rp78 juta subsider satu bulan penjara,” katanya.
Kepala Kejari Gunungkidul, Rinaldi Umar mengatakan, sebelum disidangkan, tersangka Pamuji sudah diperiksa dengan didampingi penasehat hukum. Adapun prosesnya berjalan lancar hingga berkas dilimpahkan ke pengadilan.
“Tersangka merupakan mantan lurah yang menjabat di periode 2015-2021,” katanya.
Berdasarkan hasil dari penyelidikan, tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 Undang-Undang No.20/2021 tentang Perubahan Undang-Undang No.31/199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 KUHP Ayat 1 ke 1.
“Ancamannya sekitar 15 tahun penjara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.