Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Operasi katarak di RSUD Sleman/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Yogyakarta, menyelenggarakan operasi katarak gratis, Minggu (11/12/2022).
"Ada sebanyak 41 orang peserta yang mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis di RSUD Sleman pada hari ini," kata Direktur RSUD Sleman Novita Krisnaeni di sela kegiatan bakti sosial operasi katarak.
Menurut dia, kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 RSUD Sleman.
"Kegiatan operasi katarak gratis dilaksanakan di Instalasi Bedah Sentral, Lantai 2 Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman," katanya.
Ia mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terganggu penglihatannya karena katarak.
"Semoga setelah dioperasi mereka semakin produktif lagi karena penglihatannya semakin baik," katanya.
Novita mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat.
"Rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-45 RSUD Sleman mengusung tema 'Bagas Waras Sesarengan RSUD Sleman'," katanya.
Ia berharap dengan semangat tema tersebut dan dengan berbagai layanan kesehatan yang ada, RSUD Sleman semakin memantapkan diri menjadi rumah sakit pilihan masyarakat di Kabupaten Sleman dan sekitarnya.
Pada kesempatan tersebut Novita juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas Sleman, IDI Cabang Sleman, Perdami Cabang Yogyakarta dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial operasi katarak ini.
"Kami berharap kerja sama ini terus terjalin berkesinambungan agar ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa terfasilitasi adanya operasi katarak gratis," katanya.
Perwakilan dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dr Alba Aza Nuadi, Sp.M mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama RSUD Sleman dan RSUP Dr Sardjito.
BACA JUGA: Presiden Jokowi: "Ngunduh Mantu" Kaesang-Erina Wujud "Nguri-uri" Budaya
Dia berharap kegiatan ini berkesinambungan secara terus menerus karena bakti sosial operasi katarak dapat berdampak positif untuk memberantas kebutaan dan menumbuhkan kesadaran kesehatan mata.
Sedangkan salah satu peserta operasi katarak Ny Imronah beserta anaknya Ny Nur warga Kapanewon (Kecamatan) Tempel, Sleman ini mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dirinya khususnya kesehatan mata dan berharap kegiatan ini dapat diadakan kembali tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.