Pura Jagat Natha Magelang Dibangun, Simbol Toleransi Menguat
Pura Jagat Natha mulai dibangun di Alun-alun Kota Magelang, memperkuat simbol toleransi lintas agama di pusat kota.
Proyek Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com-Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Izin penetapan lokasi (IPL) pembangunan Tol Jogja Yogyakarta International Airport atau YIA berada di tangan warga yang lahannya dilalui jalur atau trase tol.
Jika warga cepat memberikan kelengkapan berkas saat konsultasi publik, IPL akan lebih cepat keluar. Tim Persiapan Pembebasan Lahan tol Jogja-YIA nyaris merampungkan seluruh titik sosialisasi yang dimulai sejak 16 November 2022 lalu.
Sosialisasi di Kulonprogo secara keseluruhan telah tuntas. Adapun untuk Sleman hanya kurang satu titik di Kelurahan Sumberrahayu. Sosialisasi akan digelar pada Rabu (14/12/202) di Gor Sumberrahayu, Moyudan, Sleman. Sosialisasi terakhir di Sleman ini akan menyasar 359 bidang lahan terdampak pembangunan tol Jogja-YIA.
Adapun untuk wilayah Bantul, sosialisasi akan dimulai pada Senin (19/12/2022) mendatang di Kalurahan Argomulyo dengan menyasar 491 bidang lahan dan dilanjutkan pada Selasa (20/12) di Kalurahan Argosari dengan menyasar sebanyak 172 bidang lahan terdampak. Sosialisasi di wilayah Bantul ini hanya dilakukan di dua titik lokasi. Dengan demikian, tim persiapan nyaris menyelesaikan sosialisasi.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno, menyatakan pelaksanaan sosialisasi secara umum telah berjalan lancar dan sesuai perencanaan. Jadwal yang telah disusun tidak ada pergeseran dan mendapatkan antusiasme positif dari warga terdampak. Ia berharap pada Desember 2022 ini semua sosialisasi untuk trase Tol Jogja YIA bisa terselesaikan.
BACA JUGA: Ini Alasan Pembangunan Tol Jogja YIA Didahulukan daripada Tol Jogja Solo di Ring Road Utara
“Kulonprogo sosialisasi sudah selesai, Sleman sudah hampir selesai, kemudian segera dilanjutkan di Bantul. Selanjutnya setelah sosialisasi ini selesai kami akan menggelar konsultasi publik, kemungkinan awal Januari 2023,” katanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/12/2022).
Dalam konsultasi tersebut, warga terdampak yang sebelumnya telah mendapatkan sosialisasi trase Tol Jogja YIA diundang kembali dalam konsultasi publik. Tahapan konsultasi publik ini menjadi sangat penting karena warga akan memberikan persetujuan dan menjadi dasar penerbitan IPL. Jika pemberkasan dalam konsultasi publik tersebut belum lengkap, Pemda DIY belum dapat memproses IPL.
“Selama pemberkasan belum lengkap kami belum bisa memproses IPL-nya. Justru itulah dukungan masyarakat dalam percepatan pemberkasan di konsultasi publik itu mohon kiranya partisipasinya. Bukti riil bahwa adanya surat pernyataan persetujuan [jadi syarat untuk penerbitan IPL],” ungkap Krido.
BACA JUGA: Rest Area Luar Exit Toll Jogja YIA Bakal Dibangun di Balecatur
Krido menegaskan Pemda DIY terus berupaya mempercepat agar IPL segera dapat diterbitkan, sehingga konsultasi publik segera dilakukan setelah sosialisasi semua terselesaikan.
“Awal 2023 sudah pasti bisa dilakukan konsultasi publik, karena kami juga sudah dikejar [tayang], ini termasuk program strategis nasional jadi kami akselerasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pura Jagat Natha mulai dibangun di Alun-alun Kota Magelang, memperkuat simbol toleransi lintas agama di pusat kota.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.