Advertisement
Musim Liburan, Konsumsi BBM di Sleman Membengkak
Ilustrasi pasokan BBM - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN– Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sleman mengalami peningkatan hingga sekitar 20-30 persen di momen Natal. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Sleman, Budiharjo.
Meningkatnya konsumsi menyebabkan stok BBM beroktan (RON) 90 atau Pertalite sempat kosong di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Karena konsumsi meningkat drastis sehingga diperlukan penyesuaian pengiriman BBM.
Advertisement
"Pertalite sempat kosong bukan karena stok tidak ada atau dibatasi tapi karena peningkatan permintaan. Pertamina komitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik," ucapnya dihubungi Senin, (26/12/2022).
Dia menegaskan stok BBM aman, di mana rata-rata stok bahan bakar di Terminal BBM Rewulu di atas dua hari per produk. Terminal BBM Rewulu yakni salah satu lokasi kerja PT. Pertamina (Persero) di wilayah Marketing Operation Region (MOR) IV, Jawa Tengah & DIY.
Suplai ke depot dilakukan menggunakan pipa sehingga kondisi stok bahan bakar terminal terjamin. Jam operasional juga ditambah untuk meningkatkan pelayanan pengiriman BBM ke SPBU.
"Untuk stok di SPBU juga sudah ditambah untuk antisipasi lonjakan permintaan."
BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa Mobil Wisatawan di Jalan Parangtritis, Dua Oang Terluka
Selain BBM, konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga mengalami peningkatan rata-rata 3-4 persen. Stok sampai hari ini masih aman, penambahan akan dilakukan sesuai dengan permintaan.
"Penambahan fluktuatif sebesar 3-4 persen dan akan dievaluasi sesuai permintaan," lanjutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, PT Pertamina (Persero) bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) terus berkoordinasi melakukan pengawasan khususnya pada barang subsisi. Sehingga tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat tercukupi.
"Pertamina dan Pemda berkomitmen untuk tidak melakukan pembatasan sesuai kebutuhan yang ada. Namun tetap akan mengawasi apabila ada penyaluran BBM atau LPG yang tidak tepat sasaran," ungkapnya.
Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Dwi Puja Ariestya mengatakan Satuan Tugas (Satgas) khusus dibentuk untuk momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Bersiaga memenuhi kebutuhan energi seperti BBM, LPG, dan Avtur di Provinsi Jawa Tengah dan DIY.
"Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok dalam kondisi sangat aman. Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU," ucapnya. (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kampanye Keselamatan, Komisi A DPRD DIY Ajak Pemudik Cek Kendaraan
- Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Meluber hingga Sekitar Alun-Alun
- Salat Id di Gumuk Pasir Bantul, Umat Muslim Diajak Pererat Persatuan
- Warga Berburu Berkah Gunungan Grebeg Syawal
- Dua Kecelakaan Saat Malam Takbiran di Gunungkidul, Tiga Meninggal
Advertisement
Advertisement






