PPDB Jogja 2026, DPRD Minta Celah Titip KK Ditutup
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X tak bisa melarang masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun. Mengingat situasi kasus Covid-19 saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Akan tetapi Sultan meminta agar masyarakar tetap waspada dan mengupayakan menaati protokol Kesehatan. Karena kondisi yang nyaris normal seperti saat ini sangat berbeda dengan normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Oleh karena itu Sultan HB X mengimbau agar masyarakat yang berkumpul merayakan malam pergantian tahun sebaiknya tetap memakai masker.
BACA JUGA : Pecah Kepadatan Wisatawan, Event Malam Pergantian
“Konsekuensi berkumpul untuk melepas masker itu tidak bisa seperti [saat normal sebelum pandemi] dulu, bagaimana pun harus memakai masker, atau khususnya bagi anak muda,” katanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (27/12/2022).
HB X berharap kasus Covid-19 ke depan terus melandai. Kondisi ini sangat tergantung dengan masyarakat untuk tetap menjaga dengan meningkatkan kesadaran dalam menaati protokol kesehatan. Meski kasus saat ini menurun namun masyarakat diminta tetap waspada.
“Sehingga bagaimana kita hati-hati saja. Kita hati-hati dalam arti kalau tetap berkumpul masker di pakai, kalau di mobil mau dicopot, silahkan itu mobilnya sendiri, paling hanya nulari keluarga sendiri yang ada di dalam mobil misalnya, bukan orang lain. Semoga sepekan ini turun terus semoga kondisinya lebih baik,” ujarnya.
Terkait perayaan malam pergantian tahun, HB X meminta kepada semua pihak agar mengupayakan gelaran di banyak lokasi di DIY. Tujuannya untuk memecah adanya kerumunan berlebihan. “Itu [yang menggelar event] biasanya di hotel saja mungkin dari dinas kota mungkin ada. Saya minta disebar [event pergantian tahun] jangan hanya di satu tempat tetapi dipecah sehingga penonton itu terpecah, jangan menumpuk di satu tempat,” katanya.
BACA JUGA : Malam Pergantian Tahun, Hotel-Hotel di Bantul Siapkan .
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan tidak ada anjuran maupun larangan kepada masyarakat maupun pihak terkait untuk menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun. Hal itu sangat menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Kami berharap masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun bisa tetap menaati prokes ketika berkerumun. Secara khusus memang tidak ada larangan atau anjuran terkait kembang api,”
ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Masalah jerawat saat pubertas? Simak tips skincare remaja dari dokter, mulai pembersih hingga bahan aktif yang ampuh atasi kulit berminyak.
Polisi ungkap pembobolan gudang pipa di Banguntapan, Bantul. Pelaku asal Lamongan gasak brankas berisi Rp57 juta.
Gempa magnitudo 7,8 di Mindanao Filipina tewaskan 61 orang, ribuan terluka, dan ratusan ribu warga terdampak bencana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.