Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Satlinmas Wilayah III Parangtritis-Depok mencatat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari 24 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023 terdapat dua kejadian kecelakaan laut di Pantai Parangtritis.Beruntung para korban berhasil diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis-Depok, Arief Nugraha mengatakan dua laka laut tersebut semuanya adalah wisatawan. Pertama terjadi pada 25 Desember 2022 yang menimpa wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur, bernama Sumadi Dwi Setyo.
Kejadian itu bermula saat korban bersama rombongan tiba di Parangtritis sekitar pukul 13.30 WIB, kemudian langsung mandi dan bermain air di pantai. Tiba tiba tanpa disadari oleh korban, tiba ombak besar dan membuat korban tidak lagi dapat berpijak di pasir sehingga korban tenggelam.
Arus balik ke tengah membawa korban menuju ke palung. Korban pun melambai lambaikan tangan. “Petugas piket Satlinmas yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada korban, petugas menolong dengan berenang ke arah korban yang berada di tengah palung, kemudian setelah mengapai korban petugas segera membawa korban ketepian pantai.” Kata Arief.
Kejadian kedua menimpa Francisco, wisatawan asal Salatiga Jawa Tengah pada 1 Januari 2023. Kejadian bermula saat korban bersama delapan temanya tiba dipantai parangtritis Pukul 02.00 WIB dini hari. Rombongan tersebut beristirahat di pantai Parangtritis. Korban mulai bermain air pukul 08.15 WIB.
Rombongan bermain air pada lokasi palung laut, salah satu dari delapan orang tersebut berenang terlalu ke tengah. Petugas sempat mengingatkan korban dan teman-temannya agar tidak terlalu ke tengah. “Melihat satu temanya terlalu ke tengah, korban berniat untuk mendatangi temanya agar segera menuju ketepian, namun justru korban yang awalnya akan memanggil temanya terseret arus balik ke tengah dan tenggelam, petugas Satlinmas Rescue Wil III yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pada korban,” ujar Arief.
Lebih lanjut Arief mengatakan kedua korban dalam kejadian laka laut tersebut selamat sehingga tidak ada korban jiwa. Pihaknya selalu mengingatkan wisatawan untuk berhati-hati ketika bermain air di Pantai Parangtritis. Karena selama libur Nataru terdapat sekitar 17 palung di Parangtritis.
BACA JUGA: Diserang Gerombolan Tawon Vespa, Pria Ini Meninggal Dunia
Saat ini ada 69 personel Satlinmas Wilayah Operasional Parangtritis-Depok yang masih bertugas hingga 3 januari mendatang. Jumlah tersebut belum termasuk dari Ditpolairud Polda DIY, TNI AL, dan sukarelawan lainnya. Sementara di wilayah barat atau Pantai Samas sampai Pandansimo ada 30 personel Satlinmas yang bersiaga selama libur Nataru
“Alhamdulillah sepanjang libur Nataru tak ada kejadian signifikan di wilayah Samas sampai Pandansimo. Namun demikian, petugas masih bersiaga sampai tanggal 3 Januari 2023,” kata Koordinator Satlinmas Wilayah Operasional IV dari Samas sampai Pandansimo, Dwi Rias Pamuji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.