Wisatawan Kota Jogja Tembus 51.000 Per Hari, Malioboro Terpadat
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, JOGJA—Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY belum dapat memastikan jumlah kuota haji DIY tahun ini. Surat resmi dari Kemenag RI menegani kuota jemaah haji 2023 masih ditunggu.
Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji, Kanwil Kemenag DIY, Agus Nur Budianto menyampaikan hingga saat ini belum ada surat resmi dari Kemenag RI tentang kuota jemaah haji DIY 2023. “Kami belum dapat surat resmi dari Jakarta,” katanya, Selasa (10/1/2023)
Dia mengatakan kuota haji akan dibahas Kemenag RI dengan DPR RI Komisi VIII sebelum disampaikan ke tiap provinsi.
BACA JUGA: Cegah Daging Babi, UGM Akan Uji Sampel Makanan di Kantin Kampus dan Sekitarnya
“Sementara kami masih seperti tahun kemarin," kata Agus.
Menurut dia, saat ini kuota haji DIY masih 50%. "Kalau normal 3.068 orang. Kami belum tahu juga, di sistem masih separuh,” terangnya.
Sebelumnya, dikutip dari kemenag.go.id, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Quomas menerima dokumen nota kesepahaman (MoU) penyelenggaran haji 2023 dalam Pameran Haji di Jeddah, Arab Saudi Senin (9/1/2023). Dalam MoU tersebut, Yaqut menyampaikan kuota haji tahun ini sudah kembali normal yakni 221.000 orang.
“MoU ini antara lain mengatur tentang kuota jemaah haji Indonesia tahun ini yang kembali normal, mencapai 221.000,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Loyalitas pengguna iPhone meningkat pada 2026. Data CIRP menunjukkan 87% pembeli iPhone baru berasal dari pengguna Apple sebelumnya.
Koh Samui menjadi pulau terbaik Asia-Pasifik 2026 versi Travel + Leisure. Bali berada di posisi ketiga, sementara Sumba masuk 10 besar
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.
Ganda putra Sabar/Reza kembali tumbang dari Lane/Vendy di China Open 2026. Kegagalan ini menambah rekor buruk, simak pernyataan lengkap mereka di sini.
Mercedes menolak menerapkan team order menjelang GP Hungaria 2026 saat Kimi Antonelli memimpin klasemen dan Ferrari mulai memberi tekanan.