148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Jogja Expo Center akan menggelar ASEAN Tourism Forum pada 2-5 Februari 2023./Facebook
Harianjogja.com, BANTUL—Setelah dibongkar, warung-warung kaki lima yang berdiri di bagian timur Jogja Expo Center (JEC) akan ditempatkan di dalam kompleks JEC.
Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan warung-warung tersebut harus dipindah bukan hanya karena ASEAN Tourism Forum (ATF) akan digelar pada awal Februari nanti, tetapi juga karena menempati trotoar milik Pemda DIY.
“Pertama-tama, [pembongkaran] ini karena akan ada ATF di JEC. Ada 18 negara yang akan berpameran di sini, sehingga lingkungan JEC harus steril dari pelanggaran-pelanggaran. Tidak hanya pedagang kaki lima, tetapi gelandangan dan pengemis akan kami tertibkan,” kata Noviar di kantornya, Selasa (24/1/2023).
BACA JUGA: Begini Gambaran Desain Arsitektur Jogja Planning Gallery di Malioboro
Noviar telah meminta para pedagang untuk pindah jauh hari sebelum ATF, tetapi beberapa pedagang masih tetap menempati kawasan tersebut. Namun, karena Satpol PP tidak memberikan ruang pengganti untuk pedagang, Satpol PP kemudian dilaporkan kepada Ombudsman pada 2021.
“Ombudsman meminta kami untuk menyediakan tempat relokasi. Nah, untuk kali ini ada 12 pedagang yang ada di situ. Kami tawarkan untuk mereka agar pindah ke belakang kantor Satpol PP DIY,” katanya.
Noviar mengaku telah meminta izin kepada pengelola JEC untuk menampung para pedagang agar dapat kembali berjualan setelah ATF. Menurut Noviar, lokasi tersebut cocok untuk para pedagang karena terdapat beberapa kantor.
“Ada kantor JEC, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Dinas Perizinan. Mereka sudah mau untuk pindah, namun ada satu kios rokok yang tidak bersedia pindah,” ucapnya.
Kios rokok tersebut akhirnya dibongkar paksa oleh Satpol PP DIY pada Selasa (24/1/2023). Selain itu, pedagang soto dan warung kaki lima yang berada di dekat pohon beringin tidak akan diperbolehkan menggelar lapak selama perhelatan ATF. Namun demikian mereka masih akan diperbolehkan menempati lokasi yang sama setelah ATF.
“Kalau sesuai aturan, mereka tidak boleh berjualan di sana. Tapi kami belum punya solusi, sehingga sementara ini tidak kami minta pindah. Hal yang penting adalah mereka tidak mengganggu kelancaran lalu lintas atau pejalan kaki,” lanjutnya.
BACA JUGA: Jalan dari YIA Sampai Jogja Expo Center Akan Dibersihkan dari Manusia Silver dan Pengemis
Sementara itu, Direktur Utama JEC, Hendro Wardoyo, mengatakan telah mengetahui rencana Satpol PP DIY untuk merelokasi warung-warung tersebut.
“Kami sudah tahu rencana tersebut karena beberapa waktu lalu dapat tembusan surat dari Satpol PP. Kami boleh saja kalau mereka mau pindah,” kata Hendro ditemui di Jogja Expo Center, Selasa (24/1/2023).
Hendro mengatakan untuk sementara waktu, para pedagang tidak perlu membayar uang sewa karena menempati lahan milik Pemda DIY. Namun, dia tidak dapat memastikan apakah hal tersebut akan tetap berlaku selamanya.
“Tidak dapat saya pastikan karena kami ini juga kontrak dengan Pemprov [untuk mengelola JEC]. JEC kan milik Provinsi DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.