30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, BANTUL — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pandak menjadi salah satu sekolah di Bantul yang jadi langganan banjir setiap hujan turun lebih dari dua jam. Siswa dan guru sekolah setempat disibukkan untuk bersih-bersih ruangan setiap kali banjir selama musim hujan ini.
Kepala SMKN 1 Pandak, Meiyun Wihadiyati mengakui setiap turun hujan lebih dari dua jam di sekolah yang dipimpinnnya akan tergenang, baik halaman sekolah, bahkan sampai masuk ruangan, terutama ruangan bangunan lama karena posisinya lebih rendah.
“Yang tergenang kalau banjir itu halaman dalam sekolah sama ruangan yang dibangun tahun 1993. kalau bangunan baru aman karena posisinya lebih tinggi,” katanya, Minggu (29/1/2023).
Menurutnya, lokasi SMKN 1 Pandak berada di Dusun Kadekrowo, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak. Lokasi tersebut merupakan cekungan dari dusun lainnya sehingga menjadi tempat genangan air setiap kali hujan.
Pihaknya sudah berupaya membuat drainase pembuangan air, namun karena lokasinya rendah sehingga keringnya cukup lama. “Biasanya harus menunggu satu jam lebih baru genangan air surut,” ucapnya.
Seperti misalnya saat hujan semalaman yang terjadi pada Rabu (25/1/2023) hingga Kamis (26/1/2023) dini hari lalu, air hujan menggenangi halaman sekolah sampai ruangan.
Bahkan kegiatan market day yang sedianya digelar pada pukul 08.00 WIB terpaksa mundur menjadi pukul 09.00 WIB karena siswa dan guru harus membersihkan ruangan.
Satu jam kemudian rangan bisa surut dan bersih, sementara halaman dalam sekolah yang lokasinya cekungan tetap masih tergenang sampai beberapa jam.
Dia mengaku sudah menyampaikan kondisi terjadinya genangan air setiap turun hujan lebih dari dua jam tersebut ke Pemkab Bantul dan Pemda DIY, namun sampai saat ini beluma ada tindak lanjut.
“Sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman [DPUPKP) Bantul mungkin akan didiskusikan lagi. Bangunan baru desain lebih tinggi, kami akan buat laporan lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, saat dimintai konfirmasi tidak menampik bahwa SMKN 1 Pandak menjadi langganan banjir.
Pihaknya sedang mengupayakan untuk penanganan genangan air tersebut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-ristek).
“Untuk menyesuaikan dampak banjir, dibantu usulan lewat Dana Alokasi Khusus secara bertahap. Baru usulan perbaikan lewat DAK tahun ini ya,” katanya. Untuk sementara pihaknya meminta siswa dan guru tidak meletakkan barang-barang dan dokumen berharga di lantai, melainkan diletakkan di posisi atas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Puslabfor menyelidiki ledakan di Duri Kepa, Jakarta Barat, yang menyebabkan 12 orang terluka dan 10 rumah mengalami kerusakan.
DPUPKP Sleman membersihkan 65 titik saluran irigasi untuk mengantisipasi genangan dan banjir saat musim hujan 2026.
KA Pandawa rute Jogja-Semarang beroperasi 1 Desember 2026. Simak jadwal keberangkatan, stasiun pemberhentian, dan cara pesan tiket.
Profil Irjen Slamet Uliandi, perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman di bidang reserse, siber, dan teknologi informasi.
Kemenhaj membuka seleksi Petugas Haji Daerah 2027 pada 5–10 November 2026. Simak syarat, jadwal tes CAT, dan link pendaftaran.