Sentra Kulit Manding Bantul Sepi Pembeli, Perajin Terdesak Toko Online
Sentra kerajinan kulit Manding, Bantul, sepi pembeli. Perajin menghadapi persaingan toko online dan keluhan konsumen soal kualitas produk.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah DIY berencana memindahkan pedagang di Teras Malioboro 2 ke dua lokasi menyusul rencana pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG) di kawasan tersebut. Dua tempat relokasi yang disiapkan itu yakni di sisi utara Teras Malioboro 1 seluas 2.000 meter persegi dan di wilayah Ketandan seluas 3.500 meter persegi.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, proses pemindahan pedagang Teras Malioboro 2 ke lokasi baru nantinya dilakukan secara bertahap. Saat ini Pemda DIY telah melakukan pembebasan lahan di satu titik tepatnya di utara Teras Malioboro 1 untuk kemudian dilanjutkan dengan penyusunan rancangan bangunan.
BACA JUGA : Begini Penampakan Teras Malioboro
Proses pembebasan lahan sudah dilakukan pada tahun lalu dengan menelan anggaran senilai Rp40 miliar hingga Rp50 miliar menggunakan dana keistimewaan. Adapun luas lahan itu sekitar 2.000 meter persegi itu. Proses penyusunan detail engineering design (DED) untuk gedung baru bagi pedagang Teras Malioboro 2 sudah dirampungkan beberapa waktu lalu dan rencananya masih akan dilakukan evaluasi.
"Tentu kami selesaikan dulu bangunannya. Target kami di 2024 [akhir 2024] penghujung sudah bisa dimulai pemindahan. Karena 2025 kan DPRD pindah dan JPG sudah dibangun juga," kata Sultan, usai perayaan satu tahun pedagang Teras Malioboro 1, Selasa (7/2/2023).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menjelaskan, pada tahun ini pihaknya berencana untuk melakukan pembebasan lahan lagi untuk menampung ratusan pedagang di Teras Malioboro 2. Lokasi yang dipilih yakni di area Ketandan dengan luas kurang lebih 3.500 meter persegi.
"Karena kan tidak cukup kalau hanya di satu titik saja, sementara luas lahan yang di utara Teras Malioboro 1 ini hanya 2.000 meter persegi, makanya tahun ini rencananya akan kita bebaskan lagi yang di Ketandan untuk menampung pedagang Teras Malioboro 2. Semuanya lahan milik pribadi," kata Siwi.
BACA JUGA : Teras Malioboro 2 Akan Dipindah, Ini Rencana Lokasi
Rencananya pemindahan pedagang Teras Malioboro 2 ke lokasi baru dilakukan secara serentak saat lokasi yang disiapkan sudah rampung. Untuk tempat relokasi yang di Teras Malioboro 1 nantinya akan dibuat menyambung dan bisa diakses dari Jalan Beskalan Malioboro, sehingga akses dan kelengkapan sarana prasarana lainnya akan turut melengkapi guna keberlanjutan pedagang.
"Nanti tembus ke beskalan juga karena kan disana juga dibebaskan dari Dinas PU agar jadi bagian yang tersambung. Kantong parkir bisa di Beskalan itu kan sudah punya Pemda juga. Karena Teras Malioboro ini kan konsepnya memang kawasan, sehingga ekosistemnya padu ada parkir, akses, dan lain sebagainya," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sentra kerajinan kulit Manding, Bantul, sepi pembeli. Perajin menghadapi persaingan toko online dan keluhan konsumen soal kualitas produk.
Bantuan jagung SPHP di Temanggung diusulkan menjangkau 399 peternak untuk menekan biaya pakan dan menjaga usaha ayam petelur.
Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta melepas 1.635 lulusan Periode II/2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Minggu (18/10).
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.