Pemkab Bantul Cabut Izin PT YIP Kelola Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
Ngopi Bareng Wakil Rakyat bertema Jaga Warga dan Keamanan di Tahun Politik yang diselenggarakan Harian Jogja, Selasa (14/2/2023)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Peran kelompok jaga warga akan dimaksimalkan untuk meredam potensi konflik dan mengedukasi masyarakat DIY untuk ikut serta dalam mewujudkan pemilu damai. Kelompok yang terbentuk berbasis padukuhan dan kampung ini dinilai menjadi salah satu ujung tombak dalam mengajak masyarakat untuk menjaga pemilu yang kondusif.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY Noviar Rohmad mengatakan sampai sekarang total sudah terbentuk sebanyak 2.708 kelompok jaga warga berbasis padukuhan di wilayah setempat. Satpol PP telah mengintruksikan kepada kabupaten dan kota agar pembentukan jaga warga diperluas pada 2024 mendatang dam bisa terbentuk di 4.667 padukuhan dan kampung seluruh DIY.
"Peran utamanya sesuai Pergub 9/2015 itu adalah menyelesaikan konflik sosial dan meredam permasalahan di tingkat masyarakat dengan kearifan lokal dan musyawarah. Pada tahun politik ini tentu kita akan maksimalkan perannya untuk mengantisipasi kerawanan dan konflik yang akan muncul," kata Noviar dalam acara Ngopi Bareng Wakil Rakyat bertema Jaga Warga dan Keamanan di Tahun Politik yang diselenggarakan Harian Jogja, Selasa (14/2/2023).
Menurutnya, kondisi sosial masyarakat di tahun politik memang cukup rentan terhadap gesekan akibat perbedaan pilihan. Potensi ini harus mampu diredam sejak dini oleh kelompok jaga warga. Kelompok yang terdiri dari berbagai macam unsur elemen masyarakat itu dinilai punya kemampuan lantaran mengenal potensi wilayah masing-masing. Selain itu pengalaman pada Pemilu 2019 lalu juga bisa dijadikan modal untuk mewujudkan Jogja yang nyaman di tahun politik.
"Jaga warga punya modal yang kuat dalam meredam konflik serta terlibat mewujudkan pemilu damai. Setiap padukuhan atau kampung ada 25 orang yang masuk ke dalam kelompok jaga warga, total sekarang jumlahnya ada 60.000-an. Makanya ketika 2024 kami targetkan seluruh DIY sudah terbentuk jaga warga, itu jumlah personelnya sudah 150.000 orang," jelasnya.
Pada tahun ini 41 kelompok jaga warga juga mendapat dukungan pendanaan dari Pemda DIY sebanyak Rp50 juta bagi masing-masing kelompok. Dana itu akan digunakan untuk pengembangan program guna mengantisipasi setiap kerawanan yang muncul di wilayah setempat. Noviar menambahkan pada April-November ini pun personel jaga warga akan dibekali dengan pelatihan agar ikut serta berperan dalam mewujudkan Jogja yang kondusif pada Pemilu 2024 nanti.
Wakil Ketua DPRD DIY Suharwanta mengatakan,kelompok jaga warga merupakan salah satu elemen keistimewaan Jogja dari sisi ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Kehadiran kelompok ini terbukti berperan penting saat pandemi Covid-19 dengan turut serta menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya penanggulangan Covid-19.
"Memang masih banyak evaluasi ya, terutama terkait dengan pembentukan yang belum mencakup seluruh padukuhan dan kampung di wilayah DIY. Tapi ini merupakan langkah awal yang patut diapresiasi untuk mewujudkan ketertiban dan suasana kondusif di wilayah DIY," ujarnya.
Suharwanta menilai, upaya membangun ketertiban dan kenyamanan menjelang Pemilu juga merupakan tugas semua pihak. Namun ada tanggung jawab yang cukup besar bagi kelompok jaga warga untuk terlibat aktif dalam mengajak serta masyarakat di wilayah masing-masing agar Pemilu berlangsung dengan aman dan nyaman. Personel jaga warga harus mampu memberikan edukasi dan pendekatan yang optimal dan menerangkan bahwa Pemilu hanya momentum tahunan.
"Hal ini yang menurut saya perlu diedukasi kepada masyarakat, perbedaan pilihan itu biasa namun jangan sampai jadi potensi yang membuat masyarakat jadi terbelah dan menimbulkan suasana yang kurang nyaman," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 13 Juni 2026 lengkap rute YIA-Tugu dan Tugu-YIA. Cek jam keberangkatan kereta bandara terbaru di Jogja.
Penjaga kos di Banguntapan kehilangan HP saat ditinggal ke kamar mandi. Polisi menangkap pelaku dan menyita sejumlah barang bukti.
Sejumlah peristiwa bersejarah terjadi pada 13 Juni, mulai Kongres Berlin, Pentagon Papers, misi Pioneer 10, hingga debut BTS.
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS menekan biaya produksi dan logistik eksportir furnitur Sleman. KADIN dorong stimulus ekonomi bagi pelaku usaha.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 13 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.