Jelang Pilur Bantul, Warga Diingatkan Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank BTPN Jogja memastikan jaminan nasabah dan uang yang berada di bank itu saat insiden kebakaran Minggu (19/2/2023) sore kemarin berada di tempat yang aman dan terhindar dari kobaran api. Untuk sementara waktu pelayanan kepada nasabah dipindahkan ke kantor cabang pembantu di Jalan Gedongkuning, Kotagede.
"Yang terdampak itu hanya furniture berupa kursi meja dan komputer. Kalau untuk uang, data nasabah dan jaminan utuh 100 persen dan sudah bisa diselamatkan," kata Area Manajer Bank BTPN Jateng DIY Riesma Christian, Senin (20/2/2023).
Riesma menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan standar operasional prosedur terhadap penyimpanan jaminan nasabah, uang dan juga data-data penting. Seluruhnya disimpan di lemari tahan api atau lata sehingga dipastikan aman saat kebakaran menghancurkan seluruh gedung perkantoran itu.
"Sama sekali tidak terdampak. Yang paling penting itu kan jaminan nasabah, itu 1000 persen aman, karena saya langsung yang meninjau dan buka tempat penyimpanan dan benar-benar utuh," katanya.
Baca juga: Lokasi Kecelakaan Helikopter Kapolda Jambi Ditemukan
Lokasi penyimpanan lemari tahan api itu pun diletakkan khusus di ruangan tertentu. Secara berkala, klaim dia kekuatan dan daya tahan lemari itu juga diaudit oleh tim tertentu guna melihat sejauh mana keamanan dan manajemen perbankan terhadap risiko kebakaran.
"Jaminan itu ada sertifikat hak milik, BPKB, surat keterangan pensiun nasabah dan dokumen surat berharga lainnya. Jadi kita sudah ada SOP untuk penyimpanan uang cash dan surat berharga, harus di strong room dan itu diaudit secara berkala dan diuji kekuatan dan posisinya," kata dia.
Pihaknya juga meralat besaran kerugian yang ditimbulkan dari insiden kebakaran itu. Riesma menyebutkan berdasarkan perhitungan kasar, total kerugian hanya mencapai angka Rp4,5 miliar sampai Rp5 miliar.
"Saya kira tidak sampai Rp25 miliar. Itu kan luas bangunan 600 m², kalau direnovasi Rp5 juta per meter kali 600 meter kan Rp3 miliar. Dan kita hitung furniture harganya Rp1 miliar sampai Rp1,5 miliar, ya paling hanya Rp4,5 sampai Rp5 miliar kerugiannya," pungkas Riesma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
WJNC 2026 dinilai bukan sekadar karnaval, tetapi ruang kebersamaan warga. Tahun ini WJNC mengusung tema Gana Kalajaya dan masuk Top 10 KEN.
The Social Reckoning karya Aaron Sorkin mengungkap sisi gelap Facebook, algoritma, dan The Facebook Files melalui Frances Haugen dan Jeff Horwitz.