Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Mario Dandy Satriyo. (Twitter @Simpangan2024)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Perlahan watak Mario Dandy Satriyo, pelaku penganiayaan terhadap David, anak pengurus GP Ansor mulai terkuat. Mario yang tak lain adalah anak dari bekas Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta II Rafael Alun Trisambodo itu kerap pulang ke rumah mewahnya di Kawasan Timoho, tepatnya di Jalan Ganesha II bernomor 12 RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja. Meski demikian keluarga ini jarang srawung dengan warga sekitar.
Tokoh Masyarakat RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja Sugiharto mengungkap, sependek pengetahuannya, ia belum pernah melihat Mario Dandy maupun ayahnya, Rafael Alun Trisambodo srawung atau berbaur dengan warga sekitar.
BACA JUGA: Kesaksian Warga: Rafael Ayah Mario Dandy Beli Tanah 2.000 Meter Persegi
Warga di seputar kompleks salah satu rumah milik eks Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta II Rafael Alun Trisambodo mengaku hanya beberapa kali bertatap muka dengan anggota keluarga itu saat bertandang ke Jogja. Bahkan saat di rumah tersebut, Mario hanya keluar untuk jalan-jalan dengan dua anjingnya.
“Terakhir ketemu pas sekitar Januari [2023] lalu itu, dia [Mario Dandy] keluar kompleks sambil bawa anjing hewan peliharaan jalan-jalan. Anjingnya dua besar-besar,” katanya saat ditemui, Senin (27/2/2023).
Beberapa kali Rafael Alun dan keluarganya, termasuk anaknya, Mario Dandy memang kerap mampir ke salah satu rumahnya yang terletak di Jalan Ganesha II bernomor 12 RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja. Terutama saat Mario masih bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Saat liburan sekolah, Mario Dandy, selalu berkunjung ke rumah bapaknya.
"Liburan saja mungkin. Anaknya juga sering ke sini. Waktu dulu anaknya [Mario Dandy] kan di SMA Taruna beberapa kali juga ke sini," kata Sugiharto.
BACA JUGA : Kesaksian Warga Timoho Jogja soal Mario Dandy: Kebut-kebutan Naik Moge
Sugiharto bisa memberikan kesaksian itu karena tempatnya tinggalnya terletak persis di depan rumah milik Rafael Alun yang berada di sisi selatan jalan. Ia juga menyaksikan Mario kerap kebut-kebutan naik Moge saat melintas di jalan kampung.
"Pernah juga kebut-kebutan lewat jalan sini sambil bawa motor gede. Saya tegur, tapi ya dia cuma bilang 'ya'," kata dia.
Sebagaimana diketahui, kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang dinilai tidak wajar terkuak ke publik setelah anaknya, Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap David yang juga putra dari pengurus GP Ansor. Kasus ini membuat warganet mengungkap kekayaan Rafael yang diketahui keluarga ini kerap pamer harta lewat medsos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Polri menelusuri aliran dana di balik kasus 72 tersangka pembakar hutan di Sumatra dan Kalimantan dengan menggandeng PPATK.
Seluruh wilayah DIY masuk kategori awas karhutla pada 23-29 Agustus 2026. BMKG meminta masyarakat mewaspadai kebakaran saat musim kemarau.
Kemenhaj membuka seleksi petugas haji 1448 H/2027 M mulai 25 Agustus 2026. Simak formasi, syarat, tahapan, dan jadwalnya.
Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut negaranya menghadapi perang skala penuh di tengah sanksi baru Amerika Serikat.