Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul memastikan tahapan pemilu 2024 mendatang tetap berjalan sesuai jadwal meski ada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berkaitan dengan penundaan tahapan pemilu.
Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan KPU Bantul sejauh ini masih menjalankan tahapan dengan berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.
“Dengan dasar peraturan KPU tersebut maka KPU Bantul saat ini tetap menjalankan tahapan pemilu diantaranya kegiatan pemutakhiran data pemilih dengan pelaksanaan coklit maupun kegiatan sosialisasi yang terus digencarkan melalui berbagai kegiatan,” katanya melalui siaran tertulisnya, Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA : Putusan Penundaan Pemilu 2024 Bikin Gaduh
Didik menjelaskan saat ini juga sedang dilaksanakan masa perbaikan bagi bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang belum memenuhi syarat yang dikoordinasikan oleh KPU DIY.
Ia memastikan bahwa penyelenggara pemilu di Bantul tidak terganggu dengan adanya putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut. Saat ini ada 85 PPK, 225 PPS dan 3.175 pantarlih yang sedang bekerja menjalankan tahapan baik ditingkat kapanewon, kalurahan maupun di wilayah TPS. "Masing-masing peyelenggara ini tetap menjalankan tugasnya terutama untuk melakukan pemutakhiran data pemilih." ujarnya.
Lebih lanjut Didik menyampaikan bahwa untuk semua kebijakan tahapan pemilu, KPU Bantul adalah bagian dari lembaga KPU secara nasional sehingga selama tidak ada perubahan kebijakan dari KPU pusat maka kegiatan di daerah tetap akan didasarkan pada peraturan KPU yang sudah ditetapkan.
Seperti diketahui saat ini KPU Bantul melaksanakan coklit di 3.175 TPS se-Bantul sejak tanggal 12 Februari sampai dengan 14 Maret 2023. Coklit yang dilaksanakan oleh pantarlih ini ditujukan untuk memutakhirkan data pemilih pemilu 2024.
BACA JUGA : MA Bela Hakim Terkait Putusan Penundaan Pemilu 2024
Data yang dimutakhirkan se-Bantul sebanyak 742.769 pemilih. “Data ini berasal dari sinkronisasi data dari Kemendagri dan Data Pemilu atau Pemilihan terakhir. Sampai dengan 20 hari berjalan proses coklit di Bantul melalui pantauan web-coklit KPU Bantul mencapai 77,6%.” ujarnya
Sampai dengan batas akhir coklit tanggal 14 Maret mendatang KPU Bantul optimistis dapat menyelesaikan coklit 100% di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.
Simak rekomendasi website translator terbaik 2026, mulai Google Translate, DeepL, Microsoft Translator hingga layanan AI berbayar.