Grand Rohan Jogja Hadirkan Kembali Pameran Seni Lukis
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Abdullah Azwar Anas didampingi Luhut Binsar Pandjaitan dan Nanik Murwati menyerahkan penghargaan Digital Government Award 2023 dan diterima Sekda Triyono./Istimewa
JAKARTA—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menerima penghargaan Digital Government Award 2023.
Penghargaan diserahkan dalam Forum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2023 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB). Forum itu mengusung tema "Sinergi untuk Indonesia Maju", Senin (20/3/2023) di Kempinski Ballroom, Jalan MH Thanmrin, Jakarta Pusat.
Pemberian penghargaan dihadiri Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Padjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.
Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana, Kementrian PAN dan RB, Nanik Murwati SE MA selaku Ketua Tim SPBE Nasional melaporkan, berdasarkan evaluasi terhadap 620 instansi pemerintah, ditetapkan penghargaan untuk kategori tata kelola (4 instansi), kebijakan (10 instansi), manajemen (2 instansi), layanan (10 instansi), pencapaian (8 instansi) dan peningkatan (7 instansi), sehingga total terdapat 41 instansi yang mendapatkan penghargaan.
Sementara itu, Abdullah Azwar Anas dalam arahan menegaskan, SPBE bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efisien dan efektif, suksesnya SPBE seharusnya diikuti dengan berkurangnya kemiskinan dan tumbuhnya investasi di daerah.
"SPBE fokus dampak kinerja, bukan administrasi laporan, apalagi cuma menambah aplikasi yang tidak terintegrasi," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo memperoleh penghargaan Digital Government Award atau Anugerah Pemerintahan Digital tersebut, kategori penyelenggaraan tata kelola SPBE. Penghargaan diterima oleh Pj. Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana, diwakili Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan informatika, Agung Kurniawan.
Terkait penghargaan tersebut, Triyono mengatakan, penggunakan media digital selama wabah pandemi meningkat tajam. Meski secara ekonomi terpuruk, tetapi ada hikmahnya. Menurut Triyono, Pemkab Kulonprogo memberdayakan masyarakat melalui transformasi digital dan ekonomi, misalnya peningkatan aksesibilitas dan ketersediaan teknologi digital, pelatihan keterampilan digital, pengembangan ekonomi lokal, pengembangan infrastruktur digital dan promosi UMKM.
Terpisah, Pj. Bupati Kulonprogo menyambut baik dan bangga atas penghargaan dari pemerintah pusat tersebut. Menurutnya di jajaran Pemkab Kulonprogo digitalisasi sudah menjadi implementasi kebijakan penyelenggaraan pemerintahan melalui SPBE baik untuk digitalisasi layanan pemerintah seperti persuratan, perencanaan dan pengawasan, keuangan, dan kepegawaian. Serta digitalisasi layanan publik antara lain perijinan, kesehatan, pertanian, marketplace dan UMKM, lingkungan hidup dan sebagainya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.