Ribuan PPPK Gunungkidul Hadapi Masa Kritis Kontrak Segera Habis
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Foto tangkapan layar, seorang warga di Kalurahan Banaran, Playen, Gunungkidul berusaha menangkap buaya di aliran Kali Oya pada Sabtu (1/4/2023)/IG
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah video berdurasi sepuluh detik tentang seorang warga berusaha menangkap seekor buaya di Kali Oya di kawasan Hutan Wanagama di Kalurahan Banaran, Playen viral di media sosial maupun pesan berjejaraing di Gunungkidul sejak Sabtu (2/4/2023). Jajaran Polsek Playen membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Di dalam video tersebut seorang warga berusaha menangkap buaya dengan menggunakan kaos. Rencananya, kaos yang dibaawa akan digunakan menutupi di bagian mata sehingga hewan tersebut lebih mudah ditangkap.
Namun demikian, usaha tersebut sia-sia karena buaya yang berjemur di pelataran batu keburu menceburkan ke sungai. Kapolsek Playen, AKP Sigit Teja Sukmana mengatakan, video upaya penangkapan buaya oleh warga.
Adapun lokasinya berada di sisi timur Jembatan Merah di kawasan Hutan Wanagama di Kalurahan Banaran, Playen. “Upaya penangkapan buaya dilakukan pada Sabtu sore, tapi tidak berhasil,” kata Sigit kepada wartawan, Minggu (2/4/2023).
BACA JUGA: Cuaca Kurang Bersahabat, Jogja Hari Ini Diprediksi Hujan
Dia menjelaskan, warga yang berusaha menangkap buaya diketahui bernama Triyono yang ditemani oleh Ferdy. Peristiwa ini bermula dari kabar tentang penampakan buaya di timur Jembatan Merah pada Jumat (31/3/2023).
Keduanya berusahan membuktikannya dengan mendatangi lokasi dan melihat buaya yang berada di pelataran bebatuan. Triyono pun berusaha menangkapnya, tapi tidak berhasil.
“Setelah itu, keduanya langsung melaporkan ke Polsek. Dari keterangan yang diberikan, panjang buaya sekitar 1,5 meter,” kata Sigit.
Ia mengimbau kepada masyarakat berhati-hati pada saat beraktivitas di aliran Kali Oya. Untuk penangkapan, sudah dilakukan koordinasi dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY guna menemukan dan menangkap buaya tersebut.
“Mudah-mudahan bisa segera tertangkap sehingga warga dapat beraktivitas dengan tenang,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Mobil listrik dan mobil mewah beralih ke kabel aluminium menggantikan tembaga karena harga dan efisiensi.
Pasar saham China anjlok 15 persen sepanjang 2026 akibat euforia AI yang meredup. Tencent dan Alibaba turun 29 persen. Cek penyebab dan dampaknya di sini.
Cyberdeck jadi tren Gen Z: komputer rakitan DIY berbasis Raspberry Pi sebagai bentuk ekspresi diri dan teknologi anti seragam.
BPJS Ketenagakerjaan DIY dorong ahli waris mandiri lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis online Shopee.
Kasus malaria impor Sleman 2026 capai 39 kasus, sama seperti 2024, seluruhnya berasal dari luar wilayah.