Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Sekda Bantul Helmi Jamharis (dua dari kiri) saat menyerahkan motor dinas kepada camat dan kepala OPD di depan kantor Bupati Bantul, Kompleks Parasamya./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran lurah se-Gunungkidul bakal memiliki kendaraan dinas baru mulai tahun ini.
Meski demikan, para lurah ini harus mengubur mimpi untuk mengendarai Yamaha N-Max seperti di daerah lain karena pemkab hanya sanggup menyediakan Honda Vario 125 untuk operasional.
Ketua Paguyuban Lurah se-Gunungkidul Semar, Heri Yulianto mengatakan, pembahasan terkait dengan pengadaan kendaraan operasional lurah sudah dilaksanakan di 2022 lalu, saat menyusun APBD 2023. Adapun yang melatarbelakangi para lurah meminta kendaraan baru, karena motor operasional yang ada dinilai sudah usang karena diadakan di 2014 lalu.
“Sudah hampir sembilan tahun dipakai. Makanya minta kendaraan baru untuk peningkatan fasilitas dan mobilitas para lurah,” kata Heri saat dihubungi Rabu (5/4/2023).
Minta N-Max
Dia menjelaskan, di awal pembahasan, Paguyuban Semar meminta motor operasional jenis Yamaha N-Max, seperti di daerah lain. Namun demikian, Heri mengakui permintaan ini tidak bisa diakomodasi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Gunungkidul.
“Pengennya N-Max, tapi tidak diakomodasi oleh pemkab. Hingga akhirnya disepakati kendaraan dinas baru Honda Vario 125. Untuk warnanya, kami ikuti saja dengan yang tersedia,” katanya.
Menurut dia, kendaraan jenis Honda Vario 125 sudah dalam proses pemesanan oleh Pemkab Gunungkidul. Selain sebagai pengganti kendaraan operasional, diharapkan motor yang lama tidak ditarik sehingga bisa menambah armada operasional di kalurahan.
“Dulu saat pengadaan Supra X 125 sebagai kendaraan baru, yang lama [Honda Kirana] tetap di kalurahan untuk membantu operasional. Mudah-mudahan yang sekarang juga sama,” imbuh Heri.
Lurah Bendung, Semin, Didik Rubiyanto sudah mendapatkan informasi terkait dengan pengadaan 144 unit Honda Vario 125 untuk kendaraan dinas lurah di Gunungkidul. Ia tidak menampik, para lurah agak kecewa dengan keputusan pemkab karena pengadaan tidak sesuai dengan harapan.
“Keputusan telah dibuat. Tentunya kami menerima dan akan menggunakan kendaraan operasional tersebut dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Hingga sekarang, Didik mengakui juga masih menunggu penyerahaan kendaraan dinas yang baru dari Pemkab Gunungkidul. “Sekarang masih memakai kendaraan operasional yang lama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.