Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Warga Glagaharjo secara swadaya memperbaiki jalur evakuasi yang rusak, beberapa waktu lalu. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN–Warga Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan secara swadaya memperbaiki jalan yang rusak di jalur evakuasi Merapi. Hal ini dilakukan lantaran Pemkab Sleman tak kunjung bergerak walau sudah sering dilaporkan warga.
Menanggapi hal itu, Pemkab Sleman buka suara. Saat dikonfirmasi, Sekda Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan kendala untuk perbaikan jalur evakuasi tersebut karena berada di KRB III. Mengacu pada beberapa regulasi, pelayanan di KRB III lebih terbatas.
BACA JUGA: Jalan Jalur Evakuasi Gunung Merapi di Sleman Dilebarkan
Namun melihat inisiatif warga tersebut, ia kemudian mendiskusikan masalah ini dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Jawabannya kalau berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat boleh dilakukan. Sarpras itu kebutuhan dasar," katanya.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan mengevaluasi sejumlah Peraturan Bupati turunan dari regulasi di atasnya, yang mengatur tentang layanan masyarakat di KRB III. "Mungkin kami memahaminya tidak pas dengan filosofi yang membuat aturan itu," ungkapnya.
Ia menegaskan untuk perbaikan jalan yang merupakan jalur evakuasi tersebut negara harus hadir. Dengan evaluasi regulasi di tingkat kabupaten tersebut diharapkan tidak terjadi lagi hal serupa.
Terkait warga yang sudah patungan dan memperbaiki sendiri jalur evakuasi, ia mengapresiasi dan berterima kasih. "Sebagai amal sedekahnya beliau. Kita hormati. Itu menunjukkan kalau pemerintah ga bisa, aku bisa sendiri," kata dia.
Kemudian Pemkab Sleman pun akan melanjutkan perbaikan jalur evakuasi di wilayah tersebut jika masih ada yang rusak. "Kami akan evaluasi berkaitan kegiatan layanan di KRB III. Kami akan siapkan anggaran dan sebagainya," ujarnya.
BACA JUGA: Terlalu Sempit, Jalur Evakuasi Turgo Dilebarkan Jadi 6 Meter
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komunitas Siaga Merapi (KSM) Glagaharjo, Cangkringan, Rambat Wahyudi, menjelaskan perbaikan jalan tersebut dilakukan pada Jumat dan Sabtu (7-8/4/2023), sepanjang 4 km dari Dusun Singlar hingga bukit Klangon.
Untuk perbaikan jalan tersebut, warga patungan dan menghabiskan biaya sampai Rp100 juga. Warga berinisiatif untuk memperbaiki jalan tersebut karena selama ini tidak ada tindakan dari Pemkab Sleman. "Sudah dari 2010 tidak tersentuh perbaikan," ujarnya, Senin (10/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.