Amran Sebut Satu Grup Penggilingan Raup Rp2 Triliun per Bulan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Gunung Merapi Jogja meluncurkan lava pijar. - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas erupsi Gunung Merapi yang masih memunculkan ratusan guguran setiap hari hingga sesekali awan panas disebut tetap aman bagi aktivitas masyarakat. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Agus Budi Santoso, menegaskan radius luncuran material masih jauh dari permukiman terdekat.
“Meskipun intensitas erupsi tinggi, tetapi masih aman karena jaraknya hanya sampai dua kilometer, sementara penduduk tinggal paling dekat itu 6,5 kilometer. Jadi insyaallah masih aman terkendali, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dan menikmati indahnya Gunung Merapi,” ujarnya di Magelang, Jawa Tengah, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan Agus setelah mengikuti kegiatan penanaman pohon serentak di Taman Nasional Gunung Merapi, Desa Dukun, Kabupaten Magelang, bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025.
Agus menambahkan, aktivitas Gunung Semeru di Jawa Timur tidak berdampak pada dinamika vulkanik Merapi di Jawa Tengah dan DIY.
“Jadi ibarat keluarga, Gunung Semeru atau Gunung Merapi itu punya dapur masing-masing, tidak saling berpengaruh. Mereka berjauhan, jadi insyaallah aman,” katanya.
Ia menjelaskan kondisi Merapi saat ini masih dalam batas aman berdasarkan pemantauan rutin. Riwayat erupsi sejak 2001 menunjukkan jarak luncuran terjauh mencapai lima kilometer di Kali Gendol.
“Selama ini kita tahu aktivitas erupsi dominan ke barat daya. Tetapi jangan lupa ada kubah lava di tengah kawah yang arahnya ke Kali Gendol. Jadi wilayah Glagahharjo, Keningar, Kaliurang, Tuguarum tetap perlu waspada,” jelasnya.
Menurut Agus, skenario terburuk yang dipetakan mencapai tujuh kilometer, sementara luncuran aktual masih berada di sekitar dua kilometer.
“Jadi masih jauh dari skenario yang kita rekomendasikan sebagai daerah bahaya. Warga kami minta tetap harmoni dengan Merapi seperti biasanya. Kita sudah melalui lima tahun ini dengan baik, insyaallah masih bisa berdampingan untuk beberapa waktu ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, memasuki musim hujan, ketidakstabilan kubah lava cenderung meningkat sehingga jumlah guguran bisa bertambah.
“Memang wajar ketika musim hujan November–Desember 2025, dan puncaknya Januari–Februari 2026, intensitas guguran akan sedikit meningkat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Presiden Prabowo menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia tuntas dalam satu tahun guna memperkuat daya saing sektor pariwisata.
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Presiden Prabowo menjajal Kereta Nusantara Explorer dan menghadiri akad massal 62.000 KPR subsidi FLPP dalam kunjungan kerja di Jawa Tengah.
Pemkab Bantul memproses pengaktifan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan bebas kasus TKD berkekuatan hukum tetap.