Kalurahan di Gunungkidul Wajib Sisihkan Dana Desa untuk Padat Karya
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Agen penjualan tiket bus yang ada di Kranggan, Bokoharjo Prambanan, Sleman, Selasa (28/4/2020). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, Gunungkidul–Aktivitas arus balik di Terminal Dhaksinarga mulai terjadi peningkatan. Kondisi ini berdampak terhadap harga tiket yang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Salah seorang penjual tiket di Terminal Dhaksinarga, Branto mengatakan, usai perayaan Lebaran aktivitas di terminal mulai meningkat. Meski demikian, kondisinya masih terkendali karena armada tambahan belum diterjunkan untuk mengangkut penumpang.
“Memang ada kenaikan, tapi yang berangkat masih bus reguler. Untuk bus tambahan masih standby menunggu penumpang,” kata Branto, Selasa (25/4/2023).
Dia menjelaskan, peningkatan aktivitas ini berdampak terhadap kenaikan harga tiket. Di waktu normal untuk jurusan Jakarta dan sekitarnya dibanderol di kisaran Rp220.000 hingga Rp275.000 per penumpangnya.
Hanya saja, pada saat arus balik ada kenaikan yang signifikan. Branto mencontohkan, untuk kelas VIP di hari biasa hanya dipatok di kisaran Rp220.000 per penumpangnya, tapi saat sekarang dijual di harga Rp500.000 per kursinya.
Hal yang sama untuk kelas eksekutif. Di waktu normal, tiket hanya dibanderol di kisaran Rp275.000 per penumpang, tapi saat ini dipatok Rp550.000 per pernumpang.
“Sudah biasa terjadi kenaikan saat Lebaran. Meski naik, untuk ketersediaan tiket masih banyak,” katanya.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Aris Farwanto mengatakan, tren arus balik sudah terlihat sejak Senin (24/3/2023). Ia mencatat dalam sehari ada 1.021 penumpang yang berangkat ke luar daerah.
“Untuk hari ini [Selasa] baru direkap pada malam sekitar pukul 20.00 WIB. Yang jelas, arus balik di terminal sudah mulai meningkat,” katanya.
Ia mencatat sejak Sabtu (22/4/2023) hingga Selasa pagi sudah ada tecatat 1.613 penumpang yang meninggalkan Gunungkidul. “Rata-rata setiap harinya ada 44 bus AKAP yang berangkat ke luar daerah. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada 29-30 April mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.