Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menyampaikan hasil Operasi Ketupat Progo 2023, di Polda DIY, Senin (8/5/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN–Ditlantas Polda DIY mencatat terjadi 61 kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Progo 2023. Tabrakan dari belakang dan samping mendominasi penyebab kecelakaan lalu lintas di DIY.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurizal, menjelaskan 61 kejadian kecelakaan itu kebanyakan merupakan tabrakan dari belakang dan samping. "Karena ngantuk dan kelelahan. Kalau yang dari samping di U turn ketika berbelok," ujarnya, Senin (8/5/2023).
Operasi Ketupat Progo 2023 berlangsung selama 14 hari, dari 18 April hingga 1 Mei 2023. Dari 61 kecelakaan lalu lintas tersebut, sebanyak tiga orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 100 orang luka ringan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp59 juta.
Kecelakaan lalu lintas tersebut menurutnya tidak berkaitan dengan jalan rusak. Kecenderungan pengendara kata dia, ketika menemui jalan rusak justru lebih berhati-hati dan konsentrasi.
BACA JUGA: Korban Mafia Tanah di Jogja Minta Pemda DIY Jangan Robohkan Bangunan
Sementara pengendara saat menemui jalan mulus memicunya untuk kian mempercepat laju kendaraannya. Hal ini yang justru berpotensi menyebabkan kecelakaan. "Kayak di Tepus itu jalan rusak, mereka lebih hati-hati," kata dia.
Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menuturkan angka kecelakaan lalu lintas Operasi Ketupat Progo 2023 turun dibanding tahun sebelumnya. Pada 2022 ada 104 kejadian kecelakaan dengan tujuh korban meninggal.
Data ini menurutnya harus dipelajari oleh instansi terkait untuk pelaksanaan pelayanan lalu lintas yang lebih baik kedepan. "Tahun depan harus diturunkan [angka kecelakaan lalu lintas]. Harus dipelajari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.