Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Listrik tenaga surya - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Pertamina RNE terus mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di dalam kampus. Upaya UGM dan PT Pertamina RNE ini sebagai bentuk kolaborasi dalam mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, mengatakan konsumsi energi listrik gedung-gedung di UGM sangat besar. Tercatat dalam setahun konsumsi energi listrik di UGM mencapai 25,63 GWh atau rata-rata 2,1 GWh per bulan dan
Baru 1% konsumsi listrik ini dikontribusikan oleh energi terbarukan. “Ini artinya UGM juga menjadi penghasil emisi yang cukup besar karena sumber energi terbesar saat ini berasal dari grid PLN dengan bahan bakar utama fosil," ujarnya saat meresmikan PLTS di Fakultas Geografi UGM, Kamis (11/5/2023).
BACA JUGA: Ribuan Lowongan BUMN Dibuka di 120 Perusahaan, Cek Daftarnya Segera
PLTS ini merupakan hasil kerja sama antara UGM dan Pertamina RNE untuk ruang Siti Nurbaya, Gedung Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) Fakultas Geografi UGM. Dengan peresmian PLTS kali ini tentunya semakin menambah jumlah gedung di UGM yang terpasang panel surya.
Tercatat hingga kini sudah ada tujuh gedung di UGM menggunakan panel surya sebagai sumber energi listrik dengan total kapasitas sebesar 326,25 kilo watt peak (kWp). Dengan total 50 gedung di UGM, maka masih 43 gedung yang berpotensi untuk menggunakan PLTS sebagai sumber energi listrik.
“Jadi, kalau tujuh gedung tadi baru berkontribusi 1 persen maka dengan 43 gedung lainnya kira-kira enam kali lipatnya. Kita berharap kerja sama UGM dengan PT Pertamina RNE akan lebih erat dan terus bisa berkembang. Juga dalam riset-riset yang bisa dilakukan bersama sehingga dapat mewujudkan ketahanan energi untuk Indonesia yang dicita-citakan di 2060,” ungkapnya.
Direktur SDM & Penunjang Bisnis Pertamina RNE, Said Reza Pahlevy, menambahkan dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia, Pertamina senantiasa berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya dengan civitas akademika Universitas Gadjah Mada.
PLTS di UGM yang diinisiasi pada awal tahun 2021 pada pelaksanaan di lapangan berdinamika menyangkut soal perizinan, birokrasi di internal Pertamina dan lain-lain. Ia mengakui tidak mudah mewujudkan proyek-proyek Energi Baru Terbarukan.
Sebagai contoh, proyek-proyek di internal Pertamina misalnya upaya memasang PLTS di koperasi-koperasi atau SPBU-SPBU yang jumlahnya mencapai hampir 1.000 SPBU. Proyek-poyek semacam itu terkadang terkendala di perizinan dari Kementerian atau pihak PLN yang memberikan batasan-batasan tertentu.
Bahkan, beberapa alat PLTS yang sudah terlanjur dipasang di beberapa tempat tidak bisa beroperasi mengingat perizinan belum tuntas. “Perizinan ini nampaknya lapisannya banyak sekali. Kementerian BKPM juga terlibat, Kementerian ESDM, PLN, tapi kita tidak pernah berhenti untuk mengampanyekan mengingat PLTS ini salah satu energi terbarukan paling mudah,” kata dia. PLTS di UGM iini menjadi harapan baru penggunaan energi bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.