Gerai KDMP Bantul Belum Beroperasi, DPRD Soroti Kesiapan Pengurus
Operasional gerai KDMP di Bantul masih menunggu petunjuk teknis pusat. DPRD mengingatkan pentingnya kemampuan manajerial dan pendampingan pengurus.
Ilustrasi Covid-19 - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyebut vaksinasi lengkap untuk masyarakat wajib dilengkapi meski status Covid-19 dimungkinkan berubah menjadi endemi. Pemerintah Pusat bakal segera mengumumkan status pandemi Covid-19 menjadi endemi lantaran jumlah kasus yang terus melandai.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes DIY, Setyarini Hestu Lestari mengatakan cakupan vaksinasi di masyarakat harus dilengkapi meskipun pemerintah nantinya mengumumkan bahwa status Pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi. Masyarakat diminta untuk tetap melengkapi vaksin dari dosis pertama, kedua, booster pertama dan kedua. "Vaksinasi Covid-19 harus tetap dilengkapi sampai booster kedua," katanya saat ditemui, Rabu (14/6/2023).
BACA JUGA: Dianggap Meresahkan Wisatawan, Para Pengamen di Malioboro Bakal Ditertibkan
Rini juga meminta masyarakat yang bergejala Covid-19 untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Selain itu, warga yang sakit harus tetap memakai masker dan melakukan isolasi mandiri 10 sampai 14 hari agar tidak menjadi sumber penularan.
Hingga saat ini, angka kasus Covid-19 di DIY terus menurun. Namun ia menyangsikan apakah angka tersebut benar-benar turun atau masyarakat yang sudah enggan untuk memeriksakan diri. "Kasusnya fluktuatif, naik turun tetapi terlihat ada penurunan. Meski demikian, penurunan itu mestinya harus tetap diwaspadai apakah benar-benar turun atau masyarakat yang enggan diperiksa," katanya.
Setelah berganti status menjadi endemi, Rini mengatakan pendataan selanjutnya akan berada di rumah sakit (RS). Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat agar segera periksa jika merasakan gejala. "Kalau yang merasa ada gejala waktu endemi, maka kami mencari kasusnya dari rumah sakit. Nanti positif Covid-19 hasil dari rumah sakit diinformasikan dari rumah sakit ke kabupaten/kota maupun ke wilayah asal pasien. Nanti teman-teman di wilayah akan menggelar penelusuran kontak di wilayah setempat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Operasional gerai KDMP di Bantul masih menunggu petunjuk teknis pusat. DPRD mengingatkan pentingnya kemampuan manajerial dan pendampingan pengurus.
Komnas HAM mendalami dampak karhutla Kalimantan Barat terhadap kesehatan, pangan, dan air bersih serta meminta keterangan kementerian terkait.
Astra menghadirkan produk unggulan UMKM binaan dari berbagai daerah di Trade Expo Indonesia 2026 untuk memperluas akses pasar ekspor dan mendorong pertumbuhan u
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Alwi Farhan mengalahkan Ayush Shetty 21-11, 13-21, 21-10 untuk lolos ke babak 16 besar Denmark Open 2026 di Odense, Denmark.
Eko Suwanto akan memperjuangkan kenaikan anggaran penanganan stunting di Kota Jogja pada 2027, dari Rp120 juta per kelurahan pada 2026.