Prabowo di Muktamar NU: Jas Hijau, Jangan Lupakan Jasa Ulama
Prabowo menyerukan “Jas Hijau” di Muktamar NU. Ia mengingatkan pentingnya jasa ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WATES—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membentuk tim koordinasi penanganan kemiskinan untuk meningkatkan upaya penanggulangan kemiskinan di wilayahnya.
BACA JUGA: Data Warga Miskin di Kulonprogo akan Divalidasi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulonprogo Aris Nugraha menyampaikan bahwa tim koordinasi penanganan kemiskinan yang dibentuk 12 Juni 2023 setiap bulan akan melakukan rapat koordinasi dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan.
"Saat ini tim telah bekerja," kata Aris di Kulonprogo, Senin (19/6/2023).
Menurut data pemerintah daerah, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kulonprogo sebanyak 73.210 orang atau 16,39 persen dari populasi.
Aris mengatakan bahwa pemerintah kabupaten sudah mendata penduduk dengan kategori miskin dan miskin ekstrem berdasarkan nama dan alamat.
Menurut dia, ada sekitar 4.000 keluarga atau 14 ribuan orang yang tergolong miskin ekstrem di wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Aris mengatakan bahwa pemerintah kabupaten mengupayakan formula penanganan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang tergolong miskin ekstrem.
Guna menanggulangi kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo di antaranya menjalankan program pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dengan mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional serta menyalurkan bantuan sosial.
"Meningkatkan pendapatan dengan pemberdayaan, mengurangi biaya masyarakat dengan memberikan JPS (jaring pengaman sosial) dan beasiswa bagi keluarga miskin," kata Aris.
Program-program penanggulangan kemiskinan tersebut diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kulonprogo hingga mencapai nol persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menyerukan “Jas Hijau” di Muktamar NU. Ia mengingatkan pentingnya jasa ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Penganiayaan terjadi di Waduk Sermo, Kulonprogo. Seorang perempuan dipukul pria setelah menegur pelaku yang terus menatapnya.
Polda Metro Jaya menyebut perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan dilakukan kelompok perusuh setelah aksi AMPB Pati selesai.
RUU Perampasan Aset ditarget disahkan Desember 2026. Draft mengatur negara bisa merampas aset tanpa menunggu putusan pidana.
Backlog hunian Jakarta mencapai 402.287 KK, sementara 29.000 apartemen belum terserap. Pembiayaan dan hunian vertikal jadi solusi.
PSS Sleman menyiapkan satu uji coba terakhir sebelum Super League 2026/2027, dengan Persiku Kudus diindikasikan menjadi calon lawan.