Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Foto ilustrasi setop kekerasan/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Katakan Tidak pada Kekerasan Seksual menjadi tema kampanye yang digelorakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multi Media, Universitas Mercu Buana menggelar sosialisasi anti kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Kegiatan sosialisasi diselenggarakan di SMP Negeri 3 Gedangsari di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari.
“Untuk tema kami menggunakan tajuk Katakan Tidak Pada Kekerasan Seksual,” kata Kean Bekky, koorinator pelaksaan sosialisasi seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (21/6/2023).
Menurut dia, sosialisasi dilakukan karena resah terkait maraknya kasus kekerasan seksual di Indonesia. Kegiatan ini memberikan gambaran kepada peserta terkait penyebab terjadi kekerasan seksual, jenis-jenis kekerasan seksual, dampak dari adanya tindakan kekerasan seksual.
BACA JUGA: Diiringi Belasan Mobil, Kaisar Jepang Naruhito ke Kraton Jogja lewat Tugu dan Malioboro
“Yang tak kalah penting kami juga berikancara dapat dilakukan agar terhindar dari tindakan kekerasan seksual,” katanya.
Menurut dia, kekerasan seksual dapat memberikan trauma berkepanjangan pada korban. “Upaya penegakan hukum harus dilakukan,” katanya.
“Pelaku kekerasan seksual bukan hanya kaum laki-laki, tetapi kaum perempuan juga bisa,” katanya.
Menurut dia, akan terus melakukan sosialisasi terhadap kegiatan "Katakan Tidak Pada Kekerasan Seksual". Diharapkan lebih banyak kelompok masyarakat di Indonesia yang ikut menyuarakan agenda ini sehingga dapat menekan kasus kekerasan seksual di Indonesia.
“Sosialisasi akan terus kami gencarkan,” katanya.
Guru SMP Negeri 3 Gedangsari, Agus memberikan apresiasi tentang sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Menurut dia, murid di jenjang SMP telah memasuki masa remaja dan sangat penting untuk memberikan edukasi terkait seksualitas dan permasalahan kekerasan seksual. “Harapannya para siswa bisa menjaga diri agar tidak menjadi pelaku maupun korban kejahatan seksual,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Kemnaker menyelidiki rumor PHK karyawan TikTok dan Tokopedia. Pemerintah pastikan telusuri fakta sebelum ambil langkah resmi.
Kecelakaan tragis di Thailand menewaskan 10 biksu setelah ditabrak mobil yang dikemudikan anak 11 tahun. Ini kronologi lengkapnya.
Perlindungan pekerja film di Jogja masih lemah. Raperda Perfilman DIY diharapkan atur kesejahteraan, BPJS, dan akses bioskop.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.