Asbanda Dorong BPD Optimalkan SIPD-RI dan Siskeudes-Link
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
gempa./Twitter BMKG
Harianjogja.com, BANTUL—Masyarakat DIY digemparkan dengan gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan data BMKG, gempa bumi yang berkekuatan Magnitudo 6,4 terjadi pukul 19.57 WIB. Lokasinya adalah 86 kilometer Barat Daya Bantul dengan kedalaman 25 kilometer.
Dalam akun Twitter resminya, BMKG menegaskan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Meski begitu, guncangan akibat gempa bumi itu terasa tak hanya di DIY, tetapi juga di daerah lain, mulai dari beberapa daerah di Jawa Tengah, bahkan hingga Pacitan, Jawa Timur.
BACA JUGA: Gempa Bumi Jadi Bencana Alam Paling Berbahaya di DIY, Ini Penjelasannya
Gempa bumi yang terjadi sekitar 2-3 menit itu sontak membuat warga berhamburan ke luar rumah. Salah satunya adalah warga di RT 1 Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak.
Dari pantauan Harianjogja.com, saat terjadi gempa bumi, terdengar suara gemeretak dari beberapa rumah di wilayah tersebut. Bahkan di beberapa bangunan sampai terdapat barang yang bergerak dari tempatnya lalu terjatuh ke bawah.
"Saya sedang duduk-duduk di ruang tamu. Kemudian terasa goyang semua," kata Fahri, salah satu warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Penjualan tiket KAI tembus 1,21 juta saat long weekend Iduladha 2026. Rute Jakarta–Jogja jadi favorit, mobilitas melonjak tajam.
Bandara Soekarno-Hatta mencatat 104.150 penumpang selama libur Iduladha 2026. Terminal 3 menjadi penyumbang trafik terbesar.
Arab Saudi menyatakan penyelenggaraan Haji 2026 sukses dengan 1,7 juta jamaah dan dukungan sistem keamanan serta layanan terintegrasi.
Wisata PG Madukismo Bantul menawarkan pengalaman naik kereta diesel klasik dan melihat langsung proses produksi gula saat musim giling tebu.
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.