Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa; Anggota Komisi D DPRD DIY, Koeswanto; dan Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Satpol PP DIY, Edhy Hartana dalam jagongan jaga Warga, di Kalurahan AMbarketawang, Jumat (14/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Satpol PP DIY terus mendorong penguatan Jaga Warga sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Salah satunya dilakukan dengan Jagongan Jaga Warga dan penyerahan HT di Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Sleman, Jumat (14/7/2023).
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Satpol PP DIY, Edhy Hartana, menjelaskan di Sleman belum semua wilayah terbentuk Jaga Warga. “Jaga Warga adalah upaya untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kesejahteraan serta meningkatkan nilai luhur masyarakat,” katanya.
Jaga Warga terdiri dari unsur masyarakat berbasis padukuhan atau dusun. Jaga Warga terdiri dari unsur tokoh masyarakat, tokoh keagamaan, unsur pemuda dan unsur perempuan, untuk mewakili dan mengakomodir kebutuhan masing-masing unsur tersebut.
“Di masa Covid-19, Jaga Warga terlibat dalam penyediaan tempat isolasi, pemakaman, vaksin dan lainnya. Di waktu puasa saat marak kenakalan anak jalanan, kami bekerja sama dengan Jaga Warga melaksanakan patroli di malam hari, jam 21.00, jam 01.00 dan jam 04.00,” ujarnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menuturkan kelompok jaga warga memberikan peran penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban warga. Terlebih lagi jelang tahun pemilu 2024, kehadiran jaga warga diharapkan dapat meminimalkan gesekan politik yang dapat terjadi kapan saja.
BACA JUGA: Hasil Survei, PDIP Paling Unggul dalam Elektabilitas Parpol
Sebagai mitra pemerintah, jaga warga diharapkan Danang dapat membantu memecahkan permasalahan di wilayahnya secara mandiri. “Diharapkan permasalahan sosial dan ekonomi di wilayahnya dapat diselesaikan secara mandiri,” katanya.
Hingga saat ini jumlah kelompok Jaga Warga yang terbentuk di Sleman sebanyak 789 dari 1.212 padukuhan. Sesuai dengan target amanat Gubernur DIY, pembentukan jaga warga akan dipercepat, sehingga sudah dapat terpenuhi pada 2024.
Dalam kesempatan ini Danang sekaligus menyerahkan Handy Talkie (HT) yang diperuntukan kepada perwakilan Jaga Warga dari sembilan Kapanewon. Penyerahan HT menjadi salah satu wujud dukungan dalam pelaksanaan jaga warga. Di samping itu, pemberian HT diharapkan dapat mempercepat koordinasi di antara anggota. Acara ini dibiayai dana keistimewaan (danais).
Sedangkan, anggota Komisi D DPRD DIY, Koeswanto, turut memberikan dukungan terhadap upaya pengukuhan jaga warga. Menurutnya, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan kegiatan ronda untuk berkoordinasi.
Melalui cara tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergi untuk menjaga keamanan warga. Selain itu, ia pun berharap jaga warga sekaligus dapat mempererat kerukunan warga di lingkungannya. “Semoga jaga warga pun dapat meningkatkan kerukunan warga. Seperti ketika ada warga baru yang hadir, silakan untuk diajak berkoordinasi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Tiwi/Fadia melaju ke 16 besar Macau Open 2026 usai menang telak atas wakil India. Leo/Daniel juga lolos setelah lawan mundur.
BKSDA Sumbar memastikan harimau Sumatra yang muncul di Agam merupakan induk dan anak. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkebun.
Jelang Pilur serentak Gunungkidul 2026, lurah diwajibkan menyerahkan LPJ akhir masa jabatan kepada bupati paling lambat 26 Juni 2026.
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
PKB DIY mempercepat konsolidasi dan penataan badan partai sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 serta memperkuat struktur organisasi.