Gelar FKP, Disdikpora Bantul Siapkan Standar Layanan Peminjaman Stadion
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polisi dari Polsek Imogiri sedang mengolah TKP pencurian kambing di Dusun Dronco, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Bantul, Rabu (27/7/2023). dok. Polsek Imogiri
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi pencurian ternak. Dalam waktu dua bulan ini tercatat sudah ada empat kali pencurian ternak di Bumi Projotamansari.
Kali ini, pencurian hewan ternak berupa seekor kambing terjadi di wilayah Kapanewon Imogiri Bantul. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (26/7/2023) di Dusun Dronco, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Bantul.
BACA JUGA: Maling Spesialis Ternak di Gunungkidul Diringkus Polisi
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan kasus pencurian ternak milik Waliman, 61, tersebut pertama kali diketahui korban sekitar pukul 06.00 WIB. Saat korban mengecek kandangnya kaget karena kambing jantan jenis gembel seharga Rp5 juta miliknya sudah tidak ada di kandang.
Setelah dicari-cari tidak ada, korban melapor kasus pencurian ternak tersebut ke Polsek Imogiri. Polisi langsung mendatangi lokasi dan mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Saat ini kami masih menyelediki kasus ini, semoga bisa segera terungkap,” katanya, Kamis (27/7/2023)
Menurut Jeffry kasus pencurian hewan ternak di Imogiri ini merupakan kejadian kesekian kalinya yang terjadi di wilayah Bantul. “Tercatat ada 13 ekor burung murai dan empat ekor kambing milik warga yang hilang dicuri selama bulan Juni lalu,” paparnya.
Kasus pencurian kambing pertama terjadi pada Minggu (18/6/2023) di Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Akibat kejadian tersebut korban atas nama Ircham Mustaqim, 29, mengalami kerugian Rp6 juta karena kehilangan dua ekor kambing miliknya.
Kerugian materiil senilai jutaan rupiah juga dialami Boby Prabowo, 24, warga Dusun Ngoto, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Sebanyak dua ekor kambing miliknya digasak maling pada Minggu (25/6/2023) lalu. “Korban mengalami kerugian Rp6,1 juta,” ujarnya.
Tak hanya kambing, para pencuri juga mengincar burung yang memiliki harga pasaran tinggi. Seperti kasus pencurian yang menimpa Antana warga, 39, di Dusun Bakal, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu, Bantul. Korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah akibat 13 burung Murai Batu miliknya disikat pencuri pada Kamis (8/6/2023) lalu. Kerugian pencurian burung ini ditaksir mencapai Rp150 juta.
Untuk itu, polisi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terkait pencurian hewan ternak yang terjadi di wilayah Bantul. “Untuk mencegah terjadinya kasus pencurian hewan ternak, kami mengimbau warga untuk memberikan penerangan yang cukup di kandang, mengunci kandang, memasang lonceng pada leher hewan ternak, serta mengecek kandang ternak secara terus-menerus. Kemudian untuk burung yang memiliki harga tinggi di pasaran, sebaiknya ditaruh di dalam rumah,” imbau dia.
Jeffry juga meminta warga untuk menggalakkan kembali kegiatan Siskamling di lingkungan masing-masing. Pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan dan menggiatkan patroli wilayah melalui jajaran Polsek. Ia mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi hal yang mencurigakan.
Kepada para pencuri ternak, perwira dengan pangkat dua balok di pundaknya ini mengingatkan bahwa ada konsekuensi hukum bagi para pencuri dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara sesuai Pasal 363 KUHP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
DPMPTSP Sleman mencatat 733 usaha vila dan homestay hingga 26 Oktober 2026, terdiri atas 323 vila dan 410 homestay.
Simak rekomendasi HP dengan fitur privasi, mulai dari Samsung Galaxy hingga iPhone dan Google Pixel. Kenali perbedaan keamanan data dan layar anti-intip.
Polda DIY mengamankan satu orang pembawa senjata tajam saat aksi demonstrasi dan memastikan situasi Malioboro kondusif.
Satpol PP Bantul mencopot 84 spanduk dan 37 rontek yang dipasang melintang di jalan dalam patroli penertiban reklame dan media informasi.