El Nino Mengintai BPBD Bantul Siaga Distribusi Air Bersih
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih saat menghadiri merti dusun di Padukuhan Singosaren, Kalurahan Wukirsari, Minggu (6/8/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah warga masyarakat di Padukuhan Singosaren, Kalurahan Wukirsari merayakan merti dusun yang ke-8 dengan menggelar acara Kirab Budaya, Minggu (6/8/2023).
Warga memulai kirab dengan iring-iringan di Jalan Imogiri Timur tepatnya dari lapangan Demi, Wukirsari hingga Joglo Opak Singosaren Wukirsari. Merti dusun itu mengangkat tema Singosaren Gumregah, Nyawiji Memetri Budaya.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro menjelaskan tujuan kirab budaya itu diadakan sebagai bentuk rasa syukur warga terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati serta mendoakan para leluhur terdahulu yang telah membangun Padukuhan Singosaren.
Dalam Kirab Budaya ada arak-arakan gunungan. Gunungan yang telah dibuat warga yang biasanya terdiri dari sayuran dan buah-buahan ini nantinya akan diperebutkan kembali oleh warga, di mana mayoritas warga meyakini bahwa perebutan tersebut bisa mendatangkan berkah bagi warga yang mendapatkannya. "Sebelum diperebutkan, gunungan ini diserahkan secara simbolis oleh Dukuh Singosaren kepada Bupati Bantul," ujarnya.
BACA JUGA: Merti Padukuhan Digelar di 930 Dusun di Kulonprogo
Susilo menyebutkan, warga masyarakat Singosaren kompak dan semoga kedepannya semakin kompak lagi sehingga dapat memajukan Kabupaten Bantul. Tanpa dukungan dari RT tidak akan ada padukuhan, tanpa dukungan dari padukuhan tidak akan ada Kalurahan, tanpa dukungan kalurahan tidak akan ada kapanewon, dan tanpa dukungan dari kapanewon tidak akan ada kabupaten, semua saling berkesinambungan. "Singosaren menjadi gerbang masuknya Kapanewon Imogiri yang dimana hal itu menjadi pusat perhatian pertama para wisatawan” ujar dia.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, inti upacara itu yakni menyampaikan kerukunan dan kekompakan warga Singosaren akan menjadikan kebaikan untuk Padukuhan Singosaren itu sendiri. Hal itu juga sesuai dengan status darurat sampah dan selaras dengan tema Hari Jadi ke-192 Kabupaten Bantul yakni Nyawiji Mbangun Nagari, Resik Lingkungane, Sehat lan Makmur Wargane.
"Dalam kesempatan ini saya juga ingatkan agar seluruh warga Bantul untuk melakukan pengelolaan sampah dari limbah rumah tangga dengan cara pemilahan. Sampah basah dibedakan dengan sampah kering, serta mengurangi penggunaan plastik."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.