Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menjalani pemeriksaan kesehatan pada Kamis (17/8/2023) di Kantor KPU DIY. / Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
JOGJA—Dalam rangka mengantisipasi tragedi Pemilu 2019 yang memakan banyak korban dari kalangan petugas pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi para pegawainya, Kamis (17/8/2023).
Dalam pelaksanaannya, KPU DIY menggandeng tim medis Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) untuk mengecek kesehatan para pegawai yang akan bertugas dalam tahapan Pemilu Serentak 2024.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menuturkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilatarbelakangi pengalaman pada Pemilu 2019 di mana banyak petugas pemilu yang sakit dan kelelahan saat bertugas.
"Berangkat dari keprihatinan itu maka ini adalah satu ikhtiar kami untuk melakukan pencegahan, yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah hari ini terlaksana berkat kerjasama dengan Unisa," tutur Hamdan di sela-sela pemeriksaan kesehatan di Kantor KPU DIY.
Ia menuturkan pemeriksaan ini diikuti 235 peserta yang itu terdiri dari komisioner, sekretaris, pejabat struktural, hingga satpam di lingkungan KPU DIY dan KPU kabupaten/kota. Pemeriksaan kesehatan ini dirasa penting untuk mengantisipasi kondisi kesehatan petugas, terlebih di tengah tahapan Pemilu Serentak 2024 yang sudah berlangsung.
"Kami banyak melakukan pekerjaan yang kadang overtime, karena tuntutan dari tahapan pemilu itu harus selesai pada waktu yang sudah ditentukan. Jadi kami melakukan pengecekan apakah kondisi kesehatan seluruh petugas kami dalam kondisi baik atau tidak," ujarnya.
BACA JUGA: Wilayah Sleman Diklaim Aman dari Bencana Kekeringan
Hamdan berterima kasih dengan kolaborasi yang terjalin antara KPU DIY dengan Unisa bisa menghadirkan implementasi konkret demi mendukung kesehatan para petugas Pemilu.
Rektor Unisa, Warsiti menjelaskan ada sejumlah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap pegawai KPU hari ini, meliputi tes laboratorium, tes gizi, serta tes kebugaran. Kegiatan ini berkolaborasi dengan sejumlah prodi medis di Unisa.
"Tes lab seperti kolesterol mungkin sudah biasa ya, tetapi hari ini ada juga tes kebugaran dan keseimbangan yang dilakukan oleh tim fisioterapi. Ini sebagai upaya preventif, hasilnya akan kami sampaikan kepada KPU untuk kemudian ditindaklanjuti dengan aktivitas selanjutnya," terangnya.
Hamdan menambahkan pemeriksaan kesehatan ini diharapkan bisa dilanjutkan untuk petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan, seperti Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Menurutnya, pada Pemilu 2019, petugas di tingkat bahwa justru yang paling banyak mengalami gangguan kondisi kesehatan, seperti kelelahan karena beban pekerjaan mereka yang lebih berat.
"Sepanjang yang saya tahu [pemeriksaan kesehatan] belum dilakukan oleh tempat [KPU daerah] lain. Jadi kami gandeng Unisa untuk bisa memberikan contoh baik kepada KPU daerah lain agar memperhatikan kondisi kesehatan petugasnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.