Video Konvoi Berbahaya Viral, Polres Bantul Amankan 11 Pelajar
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
Ilustrasi bencana kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—BPBD Kabupaten Sleman memastikan wilayahnya aman dari ancaman bencana kekeringan di masa musim kemarau ini. Dua kapanewon yang dulunya jadi langganan kekeringan yakni Gamping dan Prambanan sekarang sudah mendapat pasokan air permanen.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan soal adanya wilayah yang mengalami kekeringan. Padahal kemarau di Jogja sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Pihaknya mengklaim bahwa tidak ada lagi kapanewon dengan zona merah kekeringan di wilayahnya.
"Sleman aman terkendali dan sampai sekarang belum ada permintaan dropping air," jelasnya, Kamis (17/8/2023).
Biasanya, dua kapanewon yang menjadi langganan dilanda bencana kekeringan yakni Kapanewon Prambanan dan Kapanewon Gamping. Dua wilayah itu disebutnya sudah bebas dari ancaman bencana kekeringan lantaran sudah mendapat pasokan air dan bisa memenuhi kebutuhan bagi warga.
Baca juga: Daftar Gaji PNS Terbaru: Capai Rp6,3 Juta per Bulan
"Yang biasanya langganan sekarang sudah tercukupi. Biasanya Prambanan dan Gamping, tapi sekarang sudah aman," ucapnya.
Adapun, Kapanewon Prambanan mendapat pasokan air dari perbatasan Berbah dan Kalasan. Di sana telah dibangun Intalasi Pengelolaan Air Minum Pandekan untuk keperluan air warga. Sementara di Kapanewon Gamping warga telah menjadi pelanggan PDAM sehingga tidak lagi mengalami kekeringan.
"Kalau prediksi BMKG sampai Oktober kemaraunya. Dan kita pastikan masih aman untuk Sleman. Yang mengancam itu sekarang bencana kebakaran lahan," katanya.
Panewu Gamping Yakti Sudanto menyebut, dulu ada dua kalurahan di wilayahnya yang selalu mengalami kekeringan yakni Balecatur dan Ambarketawang. "Tapi sekarang sudah tidak lagi dan sampai saat ini tidak ada laporan soal kekeringan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.
KPK mengungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi usai OTT Kuansing. Laporan kini sedang diverifikasi.
Jadwal Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa 7 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di TVRI. Simak head-to-head dan prediksi susunan pemain!
Beyoncé merilis Morning Dew setelah dua tahun vakum. Lagu tersebut memicu spekulasi soal album Act III yang dinanti penggemar di seluruh dunia.