Advertisement
Dishub Kulonprogo Perketat Ramp Check Bus Jelang Mudik Lebaran
Ilustrasi petugas melakukan ramp check. - Harian Jogja/Lugas Subarkah.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo mulai tancap gas melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check pada armada angkutan penumpang dan bus pariwisata guna menyambut lonjakan mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026.
Langkah preventif ini diambil untuk memastikan setiap unit kendaraan yang beroperasi di wilayah Bumi Binangun berada dalam kondisi laik jalan serta memenuhi standar teknis keamanan yang ketat.
Advertisement
Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Kulonprogo, Suparno, mengungkapkan bahwa agenda pemeriksaan terdekat dijadwalkan berlangsung di Kapanewon Nanggulan pada Senin (9/3/2026).
Petugas akan menyisir keberadaan bus-bus wisata yang melintas maupun yang bersiap di sekitar Terminal Kenteng untuk dilakukan pengecekan mendalam pada komponen vital kendaraan.
BACA JUGA
“Ramp check untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima dan laik jalan,” kata Suparno saat memberikan konfirmasi pada Minggu (8/3/2026).
Pemeriksaan ini meliputi sistem pengereman, fungsi lampu, kondisi ban, hingga kelengkapan administrasi surat kendaraan yang wajib dipenuhi oleh awak bus sebelum membawa penumpang.
Setelah menyasar wilayah Nanggulan, tim gabungan yang terdiri dari personel Dishub Kulonprogo dan Dishub DIY akan bergerak menuju Kapanewon Kokap pada Kamis (12/3/2026).
Inspeksi di lokasi ini akan difokuskan pada sejumlah Perusahaan Otobus (PO) yang berbasis di wilayah tersebut guna memastikan kesiapan armada cadangan maupun reguler untuk angkutan Lebaran.
“Jadi petugas ramp checknya gabungan antara Dishub Kulonprogo dan Dishub DIY,” lanjut Suparno menjelaskan kolaborasi lintas instansi dalam pengawasan transportasi.
Selain agenda yang telah terjadwal secara formal, petugas juga akan melakukan pemeriksaan acak (random check) di sejumlah terminal tipe C serta destinasi wisata yang diprediksi akan dibanjiri pengunjung.
Tujuan utama dari rangkaian ramp check ini adalah untuk menekan potensi risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh faktor kegagalan teknis kendaraan, seperti rem blong yang kerap terjadi di jalur menanjak.
Suparno berharap melalui pengawasan ketat ini, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun wisata dapat merasa lebih tenang dan terlindungi.
“Agar perjalanannya selamat, aman dan nyaman,” jelasnya mengenai visi pelayanan transportasi publik selama masa libur panjang mendatang.
Pengecekan teknis oleh tenaga ahli dari Dinas Perhubungan menjadi instrumen penting dalam mendeteksi kerusakan dini yang mungkin luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Dishub Kulonprogo, Agus Hari Suprapto, menambahkan bahwa pihaknya tengah bersinergi dengan Polres Kulonprogo dalam memetakan jalur mudik.
Evaluasi pasca-inspeksi di Nanggulan akan langsung diikuti dengan pemantauan titik-titik rawan kecelakaan (jalur tengkorak) yang berisiko bagi kendaraan berat maupun roda dua.
“Kami berupaya menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan bahkan kalau bisa tidak ada kejadian yang membahayakan pengendara di Kulonprogo,” tegas Agus.
Upaya ini dipandang krusial mengingat posisi geografis Kulonprogo sebagai pintu gerbang sisi barat DIY yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.
Arus lalu lintas dari jalur selatan dipastikan akan melintasi wilayah ini secara masif, baik kendaraan pribadi maupun transportasi umum antarprovinsi.
Dengan kesiapan infrastruktur dan kelaikan armada yang terpantau sejak dini, diharapkan kelancaran arus mudik di wilayah perbatasan dapat terjaga dengan optimal sepanjang periode Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Angka PHK Nasional Januari 2026 Turun Drastis Menjadi 359 Orang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dishub Bantul Siapkan Pos Pantau Mudik di Jalur Perbatasan Kulonprogo
- Bocah SD Hilang di Muara Sungai Serang Kulonprogo, Tim SAR Sisir TKP
- Mudik Bareng UMY 2026: Ratusan Mahasiswa Perantau Pulang Gratis
- JIFFINA 2026 Mengukuhkan Indonesia Jadi Pusat Produk Ramah Lingkungan
- Persiapan Ujian SMP, 14.000 Siswa Bantul Rampungkan Simulasi TKA-TKAD
Advertisement
Advertisement






