Advertisement
Mudik Bareng UMY 2026: Ratusan Mahasiswa Perantau Pulang Gratis
UMY memfasilitasi 335 mahasiswa perantau pulang kampung melalui program Mudik Bareng UMY 2026 dengan rute tujuan Pulau Jawa hingga Sumatera. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mewujudkan kepeduliannya terhadap para perantau dengan menggelar program Mudik Bareng UMY 2026. Sebanyak 335 mahasiswa terpilih diberangkatkan menuju kampung halaman mereka di berbagai pelosok Pulau Jawa hingga Sumatera pada Sabtu (7/3/2026) setelah menyisihkan ratusan pendaftar lainnya.
Antusiasme tinggi terlihat sejak pagi di Selasar Sportorium UMY, di mana para peserta telah berkumpul untuk mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh jajaran pimpinan universitas. Program ini menjadi solusi nyata bagi mahasiswa yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman namun terkendala akses atau biaya transportasi yang cenderung melonjak menjelang Idulfitri.
Advertisement
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen jangka panjang kampus untuk memberikan kenyamanan bagi mahasiswa perantauan.
Dengan adanya fasilitas ini, universitas berharap beban finansial mahasiswa dapat berkurang signifikan di tengah masa persiapan hari raya.
BACA JUGA
“Program ini merupakan bentuk kepedulian kampus kepada mahasiswa perantauan. Mudah-mudahan kegiatan mudik bersama ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak mahasiswa yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain memberikan fasilitas transportasi, pihak universitas juga menitipkan pesan penting mengenai keselamatan dan kesehatan para peserta selama berada di jalur mudik. Prof. Dyah berharap momentum libur panjang ini dapat digunakan para mahasiswa untuk kembali menyegarkan pikiran dan mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar.
“Sebelum berangkat jangan lupa berdoa. Semoga perjalanan adik-adik semua sampai di kampung halaman dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga tercinta,” tambahnya saat melepas keberangkatan armada bus.
Kesuksesan agenda tahunan ini tidak lepas dari sinergi strategis antara UMY dengan sejumlah mitra pendukung, seperti BMT UMY dan penyedia jasa transportasi Big Bird.
Kolaborasi tersebut memungkinkan penyediaan armada yang representatif untuk melayani rute jarak jauh, mulai dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, hingga menyeberang ke Lampung dan Palembang.
Salah satu peserta mudik, Rifqi Alvian, mahasiswa Ilmu Komunikasi asal Metro, Lampung, merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini.
Bagi mahasiswa angkatan 2022 tersebut, fasilitas mudik cuma-cuma dari kampus adalah sebuah keuntungan besar yang sangat meringankan kantong pelajar.
“Sebagai mahasiswa perantauan, mendapatkan fasilitas untuk bisa mudik gratis itu benar-benar privilege yang luar biasa,” ungkap Rifqi.
Ia menambahkan bahwa selisih biaya tiket transportasi umum dari Yogyakarta menuju Sumatera bisa mencapai angka yang cukup tinggi saat memasuki musim mudik. Dengan program ini, mahasiswa dapat mengalokasikan dana perjalanan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak di kampung halaman.
“Biasanya kalau naik kendaraan umum itu lumayan mahal harga tiketnya. Sekarang karena difasilitasi mudik gratis UMY, jadi lumayan hemat banget. Bisa nol rupiah budget pulang,” jelasnya sambil bersiap menaiki armada yang akan mengantarnya pulang.
Program Mudik Bareng UMY 2026 ini diharapkan mampu memicu semangat baru bagi para mahasiswa saat nantinya kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan studi pasca-Lebaran.
Melalui dukungan ini, kampus Muda Mendunia membuktikan bahwa perhatian terhadap mahasiswa tidak hanya terbatas pada aspek akademik, namun juga menyentuh sisi kesejahteraan sosial mereka di perantauan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sambut Mudik Lebaran 2026, Perbaikan Tol Trans Sumatra Dikebut
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







