UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Foto ilustrasi. /ANTARA-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY merilis prakiraan cuaca sepanjang Senin (21/8/2023) dari pagi, sore hingga malam.
Seluruh kabupaten/kota di DIY diprediksi berawan mulai pagi hingga malam hari. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi untuk wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul.
BACA JUGA: Terungkap! Budiman Sudjatmiko Tak Masuk Daftar Bacaleg DPR PDIP!
Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Minggu ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
1. Bantul
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
2. Sleman
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
3. Wates
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
4. Gunungkidul
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
5. Kota Jogja
Pagi: berawan
Siang: cerah Berawan
Malam: berawan
Itulah prakiraan cuaca DIY pada hari ini, Senin (21/8/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Sinkhole muncul di dekat rumah Nicolas Cage di Malibu, California. Sebanyak 31 properti dievakuasi karena lubang terus membesar.
Kemenbud menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dimulai 2027 dengan anggaran Rp62 miliar.
Daftar 5 merek pakan premium kucing, dari Royal Canin, Purina Pro Plan, Hill's Science Diet, Orijen hingga Evocat.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk di dunia dengan AQI 158 pada Minggu pagi. Walhi menilai polusi terjadi akibat kegagalan struktural.