Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dinas Pariwisata Bantul dan sejumlah pelaku wisata menghadiri pembukaan rangkaian acara Table Top Amazing Race Kotagede, Selasa (22/8/2023) di Sanggar Ayodya, Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan/ist Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bantul kembali menggelar Table Top Amazing Race Kotagede. Kegiatan ini merupakan upaya mendongkrak promosi pemasaran pariwisata dalam dan luar negeri.
Table Top merupakan kegiatan bertemunya para pelaku wisata seperti pemilik agen perjalanan atau buyers dengan pemilik tempat/lokasi wisata atau sellers untuk melakukan promosi. Pembukaan rangkaian acara Table Top dilaksanakan pada Selasa (22/8/2023) di Sanggar Ayodya, Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menjelaskan tema besar pariwisata Kabupaten Bantul 2025 yaitu Bantul Bumi Mataram. Tema besar wisata Bantul Bumi Mataram ini perlu diperkenalkan utamanya bagi generasi muda agar mengetahui sejarah hebat yang ada di Kabupaten Bantul.
“Tematik pariwisata 2025 ini kami punya title Bantul Bumi Mataram. Bukan Mataram miliknya Bantul, tapi Bantul menjadi bagian dari Bumi Mataram. Kenapa Bantul Bumi Mataram ini perlu kita kenalkan, karena di Mataram ini diajarkan sebuah karakter yang hebat. Bahwa karakteristik orang Jawa itu dengan siapapun harus ramah andap ashor, tapi ketika diinjak itu dia adalah pejuang hebat,” ujarnya.
Baca juga: Selesai Bertugas, Paskibra Gunungkidul Dihadiahi Piknik ke Bali
Sasaran dari tema wisata Bantul Bumi Mataram ini adalah bagaimana wisatawan mancanegara nantinya dapat berkunjung ke Bantul dengan tematik wisata budaya dan seni bukan hanya wisata alam. “Bagaimana wisatawan mancanegara itu banyak datang di Bantul dengan tematik wisata budaya dan seni itu menjadi unggulan kami,” kata dia.
Walaupun destinasi utama pariwisata pantai di DIY masih Parangtritis, tapi ia akan membuat satu cara baru. “Kalau kita lihat pergeseran medio 2014-2019 sebelum covid wisata itu identik dengan foto. Tetapi saya lihat setelah covid ini mulai banyak wisata edukasi yang mulai diminati. Orang belajar membatik, membuat kerajinan,” paparnya.
Ia berharap table top nantinya dapat dilaksanakan di dua tempat, bukan hanya Table Top Amazing Race Kotagede yang mengangkat wisata di timur Kabupaten Bantul, namun juga Amazing Race Diponegoro sebagai wisata di sisi barat Kabupaten Bantul.
Ia juga berharap dari kegiatan ini dapat melahirkan paket wisata baru. “Mudah-mudahan dari proses table top ini terlahir paket-paket wisata yang bisa dinikmati, tidak hanya memperkenalkan alam tapi juga budaya dan seni bisa menjadi bagian dari paket wisata,” kata dia.
Asisten Administrasi Umum Pemkab Bantul, Pulung Haryadi, mengatakan Pemkab Bantul menyakini bahwa pariwisata akan mampu membawa perbaikan ekonomi di Kabupaten Bantul. Ia juga berkomitmen akan selalu memperbaiki tempat wisata dengan pelayanan yang baik. “Kami sangat meyakini bahwa pariwisata itu akan mampu membawa perbaikan ekonomi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.