Petani Saptosari Resah, Tanaman Kacang hingga Jagung Dirusak Monyet
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Ilustrasi paskibra./JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Gunungkidul dihadiahi berwisata ke Pulau Bali mulai 29 Agustus hingga 1 September 2023. Hadiah ini diberikan oleh Pemkab karena kerberhasilan para angggota Paskibra itu dalam menjalankan tugas selama upacara peringatan HUT ke-78 RI lalu.
Ketua Panitia Peringatan HUT ke 78 RI Pemkab Gunungkidul, Kisworo mengatakan seluruh anggota paskibra yang bertugas ada 72 pelajar. Sebagai bentuk apresiasi atas jerih payah dalam upacara peringatan, maka pemkab memberikan hadian untuk berwisata ke Bali.
Menurut dia, penghargaan ini merupakan hal yang lumrah karena sejak dibentuk, puluhan pelajar juga harus menjalani karantina sejak 5 Agustus. “Selama karantina kegiatannya berlatih untuk kesuksesan upacara peringatan. Alhamdulillah tugas dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Kisworo kepada wartawan, Selasa (22/8/2023).
Ia menambahkan, untuk akomodasi ke Bali seluruhnya ditanggung oleh Pemkab Gunungkidul. “Programnya ada di Dinas Pemuda dan Olahraga,” katanya.
BACA JUGA: Sejarah Paskibraka, Ternyata Digagas Pertama Kali di Jogja
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, anggota Paskibra akan berangkat ke Bali pada 29 Agustus 2023. Rencananya ada beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya Istana Tapak Siring untuk mengetahui sejarah di tempat tersebut.
Selain itu, juga ada rencana wisata ke sejumlah pantai serta sejumlah desa wisata. “Pulangnya pada 1 September 2023,” katanya.
Menurut dia, perjalanan ke Bali dilakukan sebagai bentuk penghargaan karena sudah menjalankan tugas pengibar bendera saat upacara peringatan kemerdekaan. Rencananya, anggota paskibra juga mendapatkan piagam penghargaan dari Bupati Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengaku bangga terhadap anggota Paskibra karena sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, agar sukses dalam tugas, setiap anggota sangat serius dalam menjalani rangkaian latihan dalam mempersiapkan upacara kemerdekaan.
Selain itu, juga terus menunjukkan sikap disiplin, dedikasi tinggi, dan semangat yang tinggi untuk menjadi anggota paskibra. “Semangat mereka dalam berlatih bisa menjadi contoh bagi generasi muda di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Ahmad Doli Kurnia membantah terlibat dalam isu Munaslub Golkar 29 November 2026 dan menyinggung pihak internal yang disebutnya komprador.
BGN menempatkan dua mantan pejabat KPK di posisi strategis untuk memperkuat pengawasan, manajemen risiko, dan tata kelola program MBG.
BNPB mencatat 2.733 titik hotspot dan 1.430 hektare lahan belum padam hingga 7 November 2026. Papua Selatan menjadi salah satu wilayah perhatian.
Kemenhub memprediksi mobilitas masyarakat saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 mencapai 120 juta orang, didukung stimulus diskon transportasi.
Penjualan rumah primer turun 8,43% pada kuartal III/2026. Kementerian PKP menyoroti daya beli dan tetap mendorong penyaluran KPR FLPP.