F1 GP Spanyol 2026 Dikritik, Madring Disebut Sulit untuk Menyalip
Madring menuai kritik setelah debut F1 GP Spanyol 2026. Oscar Puente menyebut balapan seperti Monako, tetapi lebih cepat.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Nasib nahas dialami oleh Sukamto, warga Toino RT2/RW16 Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (26/8/2023). Pria berusia 65 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia saat sedang memperbaiki sumur.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi mengungkapkan awalnya petugas Basarnas menerima laporan dari Damkar Sleman terkait adanya peristiwa orang terjatuh di dalam sumur di Pandowoharjo, Sleman.
Saat itu, korban dilaporkan sedang memperbaiki sumur di kedalaman kurang lebih 15 sampai 20 meter. Korban merasa lemas dan berusaha naik. Namun, korban terjatuh.
"Mendapat laporan tersebut kami memberangkatkan 1 Tim Rescue yang dilengkapi dengan peralatan evakuasi di ruang terbatas," katanya.
Setelah sampai dilokasi Tim Rescue Basarnas Yogyakarta langsung berkordinasi dan melakukan proses evakuasi. Usai proses evakuasi berlangsung kurang lebih 30 menit korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari kedalaman Sumur kurang lebih 15 sampai 20 meter dalam kondisi Meninggal dunia. "Korban Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Madring menuai kritik setelah debut F1 GP Spanyol 2026. Oscar Puente menyebut balapan seperti Monako, tetapi lebih cepat.
Penjualan mobil listrik RI naik 99,4% hingga Agustus 2026. Simak 20 model terlaris, Jaecoo J5 memimpin di atas BYD Atto 1.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 16 September 2026, untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab memaksimalkan potensi jasa katering untuk maskapai dan karyawan YIA guna meningkatkan pendapatan daerah.
Pakistan menjadi negara dengan kualitas udara terburuk 2025. PM2.5 mencapai 13,5 kali pedoman WHO, sementara Indonesia membaik.
Bagnaia mengakui levelnya kini di posisi 9-10 setelah gagal finis di San Marino. Ia menyoroti masalah pengereman dan menikung.