Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Foto ilustrasi tahu gimbal. /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Sepiring tahu gimbal, kamu bisa mendapatkan nutrisi sayur sampai protein. Menu ini bisa menjadi pilihan makanan yang sehat.
Ada perpaduan antara tahu, telur ceplok atau dadar, irisan kubis, tauge, dan ketupat dalam tahu gimbal. Tepung telur yang berpadu dengan tauge dipercaya menjadi asal-usul nama makanan ini. Dalam penataan yang tepat, memang segala campuran bumbu dan bahan baku menyerupai rambut, meski tidak gimbal-gimbal amat.
Dan tenang saja, tidak harus menjadi anak reggae untuk bisa makan tahu gimbal. Semuanya berhak mencicipinya. Tahu gimbal makanan semua bangsa. Ada beberapa rekomendasi tahu gimbal yang bisa dicoba di Jogja.
Tahu Gimbal Dilla
Bumbu kacangnya dibuat tidak terlalu halus, ada sensasi sedikit kasar. Bumbu Tahu Gimbal Dilla juga kental. Dengan porsi yang cukup banyak, bumbunya terlihat agak meluber, tidak nanggung-nanggung. Telur di hidangan ini dibuat ceplok, meski bisa juga memesan dadar atau sejenisnya. Level kepedasan bisa disesuaikan dengan selera.
Untuk bisa mencicipi tahu gimbal di sini, terlebih di jam-jam makan siang atau sore, konsumen perlu bersabar untuk antre. Tempatnya cukup ramai, dengan sehari bisa menjual sampai 200 porsi.
Hanya perlu merogoh kantong sekitar Rp11.000 per porsi. Lokasinya ada di Jalan Parangtritis kilometer 7 Nomor 138, Dadapan, Panggungharjo, Sewon, Bantul atau dekat SMP 1 Sewon. Jam operasional mulai pukul 09.00-17.00 WIB.
Tahu Gimbal Pak Joe
Lokasi Tahu Gimbal Pak Joe berada di Glondong, Panggungharjo, Sewon, Bantul atau di sekitar Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jam operasional mulai pukul 08.00 sampai 18.00 WIB. Harga untuk satu porsi sekitar Rp7.000.
Harganya memang cukup ramah pelajar dan mahasiswa. Dengan biaya tersebut, konsumen sudah mendapatkan seporsi tahu gimbal berisi ketupat, tahu goreng, udang gimbal, dan telur dadar. Seluruh bahan itu semakin sempurna dengan guyuran kuah kacang gurih.
Tahu Gimbal Pak Yono
Untuk tahu gimbal yang ini, kemungkinan besar masyarakat Jogja sudah familier. Tahu Gimbal Pak Yono sudah berjualan sejak 1997 di Jogja. Sebelum berpindah ke Jogja, mereka sudah terlebih dahulu berjualan di Semarang sejak tahun 1980-an.
Dalam sepiring tahu gimbal di sini, ada perpaduan potongan tahu, telur ceplok, irisan kubis, tauge, dan ketupat. Seluruhnya diselimuti kucuran bumbu kacang berwarna coklat beserta seledri. Ada percampuran rasa manis, pedas, dan gurih.
Agar bisa menikmati sajian nikmat ini, cukup membayar Rp14.000 untuk satu porsi. Langsung saja datang ke Jalan Tentara Pelajar Nomor 17, Jogja. Operasionalnya Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.